Pedagang di Bengkayang Ungkap Stok Ayam Putih Alami Penurunan
Ia menuturkan, penurunan stok ayam putih yang dijualnya saat ini akibat dari belum adanya ayam yang sudah dipasarkan saat ini, sehingga harga ayam dag
Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Ibu Sri satu diantara pedagang ayam di Pasar Teratai di jalan Eks Terminal Bengkayang menilai beberapa stok ketersediaan ayam alami penurunan, Jumat 23 April 2021.
Sri mengatakan, bahwa ketersediaan ayam terutama ayam berwarna merah yang dijualnya setiap hari di pasar Teratai masih tersedia, tetapi ketersediaan ayam daging berwarna putih mengalami sedikit penurunan.
"Menjelang puasa ini, ayam Merah Rp 30 Ribu (1kg), terus ayam putih kosong. Biasanya ayam putih ini ada ini kosong," ujarnya Kepada Tribun Pontianak.
Ia menuturkan, penurunan stok ayam putih yang dijualnya saat ini akibat dari belum adanya ayam yang sudah dipasarkan saat ini, sehingga harga ayam daging menjadi meningkat.
"Jadi harga ayam daging jadi naik gitu, harga ayam daging hidup Rp 35 Ribu atau Rp 38 Ribu. Mungkin sekarang sudah naiklah," terangnya.
Baca juga: Upacara HUT Pemda Bengkayang, Peserta Wajib Gunakan Pakaian Adat
Untuk stok ayam daging berwarna putih yang biasanya dijual, kali ini masih belum mendapat pasokan ayam. Ia menyebut, kendala stok ayam yang saat ini dirasakan karena ayam daging berwarna putih belum dipanen.
"Mungkin mereka (pemasok) belum panen juga. Mungkin menjelang lebaran baru dipanen," tambahnya.
Menjelang lebaran nanti, lanjut Sri, ketersediaan stok ayam merah yang dijualnya tentu ada tetapi ketersediaan ayam putih belum bisa memastikan apakah akan mendapat pasokan atau tidak.
"Kalau ayam merah sih ada, cuma ayam putih ini ini kurang tahu," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sri-satu-diantara-pedagang-ayam-di-pasar-teratai-421354.jpg)