Fakta Terbaru! 139 Ribu Warga Kalbar Jadi Pengangguran Per Mei 2026
Sementara jumlah pengangguran mencapai 139,17 ribu orang, atau meningkat 15,80 ribu orang dibanding Februari 2025.
Penulis: Peggy Dania | Editor: Syahroni
Ringkasan Berita:
- Jumlah angkatan kerja di Kalimantan Barat meningkat menjadi 3,04 juta orang, namun diikuti kenaikan pengangguran menjadi 139,17 ribu orang dengan TPT sebesar 4,57 persen.
- Sektor pertanian masih mendominasi penyerapan tenaga kerja, sementara mayoritas pekerja berasal dari lulusan SD ke bawah dan didominasi status buruh/karyawan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis kondisi ketenagakerjaan periode Februari 2026.
Hasilnya menunjukkan peningkatan jumlah angkatan kerja, namun diikuti kenaikan tipis tingkat pengangguran.
Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, mengungkapkan jumlah penduduk usia kerja terus bertambah.
Tercatat mencapai 4,37 juta orang atau meningkat 64,66 ribu orang dibanding periode sebelumnya.
Baca juga: Satlantas Polres Kayong Utara Laksanakan Ploting Point Pagi Pastikan Lalulintas Lancar
“Angkatan kerja sebanyak 3,04 juta orang, meningkat 131,64 ribu orang,” ujarnya dalam Berita Resmi Statistik, Selasa 5 Mei 2026.
Dari total angkatan kerja tersebut, sebanyak 2,91 juta orang tercatat bekerja, naik 115,84 ribu orang.
Sementara jumlah pengangguran mencapai 139,17 ribu orang, atau meningkat 15,80 ribu orang dibanding Februari 2025.
Seiring peningkatan itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami kenaikan menjadi 69,65 persen, naik 2,01 persen poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 67,64 persen.
Baca juga: Bos Penampung Emas Ilegal di Putussibau Kapuas Hulu Ditangkap, Polisi Amankan Ratusan Gram Emas
Namun demikian, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turut meningkat menjadi 4,57 persen, atau naik 0,34 persen poin dibanding Februari 2025.
Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, disusul perdagangan besar dan eceran.
Pada Februari 2026, sektor industri pengolahan mulai menempati posisi ketiga dengan kontribusi sebesar 6,68 persen.
Berdasarkan status pekerjaan, mayoritas tenaga kerja merupakan buruh atau karyawan sebesar 37,60 persen.
Disusul pekerja berusaha sendiri sekitar 19 persen, serta pekerja keluarga dan pekerja tidak tetap sekitar 15 persen.
BPS juga mencatat adanya pergeseran struktur tenaga kerja, di mana pekerja formal sedikit menurun, sementara pekerja informal mengalami peningkatan.
Dari sisi pendidikan, tenaga kerja di Kalimantan Barat masih didominasi lulusan SD ke bawah sebesar 41,65 persen, meski angkanya menurun dibanding tahun sebelumnya.
| Darurat Pendidikan! 11 Ribu Anak di Sanggau Putus Sekolah, Rata-rata Sekolah Hanya 7,5 Tahun |
|
|---|
| Komnas HAM Kalbar Terima Audiensi Kanwil KemenhHAM RI Kalbar, Perkuat Sinergi Pemajuan HAM di Daerah |
|
|---|
| Lengkap Waktu Perjalanan Darat Pontianak-Sanggau, Sekadau hingga Sintang: Jarak dan Rute |
|
|---|
| Bansos Tahap 2 Cair Mei 2026, Begini Cara Cek Status Penerima Secara Online dari HP Saja |
|
|---|
| Satbrimob Polda Kalbar Patroli Harkamtibmas untuk Tekan Angka Kriminalitas di Kalbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Kalbar-Muh-Saichudin-e3etgyh.jpg)