Hadapi Pemilu 2024, Bawaslu Kapuas Hulu Mulai Susun Langkah Pengawasan Bersama Seluruh Masyarakat

Ketua Bawaslu Kapuas Hulu Mustaan menyatakan, untuk persiapan mensukseskan Pemilu serentak tahun 2024 mendatang, kalau pihaknya terus bergerak melakuk

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kegiatan FGD bersama Mahasiswa dan Organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan diantaranya HMI, PMII dan BEM STIT Iqra, dilaksanakan oleh Bawaslu Kapuas Hulu, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Ketua Bawaslu Kapuas Hulu Mustaan menyatakan, untuk persiapan mensukseskan Pemilu serentak tahun 2024 mendatang, kalau pihaknya terus bergerak melakukan pendekatan kepada seluruh stakeholder, terutama kalangan masyarakat adat (tokoh adat) dan perangkat desa (kepala desa) serta kalangan milenial.

"Bawaslu terus melakukan upaya - upaya, agar seluruh stakholder berpartisipasi mewujudkan pemilu yang Jurdil dan berintegritas. Karena mensukseskan pesta demokrasi tidak saja menjadi tanggungjawab penyelenggara pemilu saja, akan tetapi seluruh stakholder, baik pemerintah, ormas, perangkat desa, tokoh adat dan kalangan milenial," ujarnya, Kamis 22 April 2021.

Selain itu juga Bawaslu Kapuas Hulu terus berupaya meminta peran aktif para kepala desa dan perangkat desa tokoh adat dan kalangan milenial untuk bersama sama penyelenggara pemilu mensukseskan Pemilu serentak 2024 mendatang.

Baca juga: Pemkab Kapuas Hulu Harap Pengembangan Ekonomi Hijau Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

"Dalam hal ini kami  ada tiga program utama, pertama Randau Ruai, Tokoh Adat Mitra Bawaslu dan yang terbaru akan gencar kami sosialisasikan adalah Desa pengawal demokrasi," ucapnya 

Dijelaskannya, kenapa harus tiga program itu, karena dengan Randau Ruai (berkunjung) ke rumah - rumah, sosialisasi tentang kepemiluan akan mudah tercapai. Demikian juga dengan program tokoh adat mitra Bawaslu, karena tokoh - tokoh adat memegang peranan penting dalam komunitas masyarakat adatnya.

"Begitu juga dengan kepala desa dan perangkat desa, memegang peranan penting sukses tidaknya penyelenggaran pemilu di desanya masing - masing," ujarnya. 

Sementara kalangan milenial yang akrab dengan dunia digital (dunia maya) memegang peranan dalam mensosialisasikan pentingnya pemilu Jurdil dan berintegritas.

"Jadi untuk sementara ini prioritas kami menyasar ditiga segmen itu. Mereka salah satu penentu sukses tidak pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024," ucapnya.

Mustaan menyatakan, untuk mensukseskan pemilu yang jurdil dan berintegritas, pihaknya juga telah melaksanakan beberapa sosialisasi di sejumlah kalangan masyarakat.

"Juga pernah melaksanakan FGD bersama Mahasiswa dan Organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan diantaranya HMI, PMII dan BEM STIT Iqra," ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved