Breaking News:

Miliki Hutang ke Negara? DJKN Gulirkan Program Keringanan Utang Hingga Desember 2021 Catat Syaratnya

"Bentuk keringanan ini ada beberapa macam, keringan bunga, keringanan denda, keringanan pokok serta ongkosnya, juga penghentian moratorium terhadap ti

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Indra Safri, Kepala KPKNL Pontianak saat berikan Surat Pernyataan Piutang Negara Lunas ke Lisa Nurahmi (42), warga Pontianak yang mendapatkan program Keringanan Utang ke Negara, Rabu 21 April 2021. 

Selanjutnya, dapat melampirkan surat keterangan dari instansi berwenang bahwa penanggung utang saat mengajukan Cash Program tercatat sebagai pelaku usaha UMKM atau penerima kredit KPR RS /RSS.

Dengan adanya program Keringanan Utang ini, Lisa Nurahmi (42) guru honorer di sebuah sekolah swasta di Kota Pontianak merasa bersyukur dan terbantu.

Diceritakannya, ia memiliki hutang sebesar 10 juta rupiah atas tunggakan pembayaran biaya kuliah 2 semester saat menempuh pendidikan Megister Ekonomi di Universitas Tanjungpura Pontianak.

Ketika baru menempuh pendidikan 1 semester dan memasuki semester 2, orang tuanya sakit parah dan memerlukan biaya pengobatan yang cukup tinggi, oleh sebab itu uang tabungan yang direncanakan untuk membiayai pendidikannya ia alihkan untuk pengobatan sang ibu.

Dikarenakan tak menyelesaikan pendidikan dan menyelesaikan Tesis, sehingga tidak memiliki ijazah strata 2, ia beranggapan bahwa ia tak memiliki kewajiban membayar biaya pendidikan sebelumnya.

Namun, selang beberapa waktu berjalan, ia menerima surat dari Kampus bahwa ia memiliki utang terhadap Negera atas biaya pendidikan selama 2 semester senilai 10 juta rupiah, dan iapun kemudian mendapat surat dari KPKNL.

Bertekad untuk membayar hutang tersebut, Akhirnya ia mengurus berbagai syarat untuk pembayaran hutang ke negara tersebut dengan rencana awal membayar secara mencicil, dan saat program Keringanan Utang ini digulirkan iapun mengurus berbagai persyaratan dan memenuhi syarat mendapat keringanan utang.

"Alhamdulillah terbantu sekali, saya sudah berniat melunasi dengan cara bertahap dan sudah saya laporkan, dan dengan adanya keringanan ini saya sangat terbantu sekali, bagi saya yang hanya seorang guru honorer itu sangat besar sekali, dan saat ini hanya tinggal membayar sekira 2 jutaan itu sangat meringankan sekali," tuturnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved