Breaking News:

Bupati Harap Sinergitas Forkopimda Bengkayang Serta Stakeholder Atasi Giat Penambangan Tanpa Izin

Darwis mengatakan, permasalahan ini memang sangat perlu menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang mencari kebutuhan hidup sehari-hari.

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis melibatkan berbagai pihak dalam mengupayakan penanganan dan pencegahan kegiatan PETI di Kabupaten Bengkayang, Rabu 21 April 2021.

Hal ini dilakukan Darwis, untuk mengsingkronkan permasalahan yang telah terjadi di Kecamatan Lembah Bawang, dimana polemik di lapangan merupakan tanggung jawab bersama dan harus menjadi perhatian khusus untuk menangani permasalahan seperti ini.

Darwis mengatakan, permasalahan ini memang sangat perlu menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang mencari kebutuhan hidup sehari-hari.

"Permasalahan seperti, harusnya jadi perhatian yang serius dan memang harus ditangani dengan bijaksana," terang Darwis.

Baca juga: Kasat Reskrim Polres Bengkayang Siap Dukung Upaya Mediasi Kedua Belah Pihak

"kita lihat Fakta di lapangan, para pelaku usaha PETI yang terjadi di kabupaten Bengkayang ini bukanlah mereka yang hanya mancari makan, tapi lebih kepada mencari kekayaan, dibuktikan dengan tidak adanya lagi yang menggunakan alat tradisional dalam menambang," tambahnya.

Fakta di lapangan, para pelaku PETI sudah berkerja dengan menggunakan alat Berat, jadi ia meminta baik itu kepada TNI atau Polri, dan Pemda Kabupaten Bengkayang bahu-membahu membahas permasalahan di lapangan.

Bupati Bengkayang mengungkapkan, dalam mengatasi masalah ini di Kecamatan Lembah Bawang, tentunya Pemerintah Kabupaten harus bersinergi bersama Forkopimda Bengkayang serta stakeholder terkait. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved