Lebih Baik Hindari Makanan Berikut Ini Saat Sahur, Berikut Penjelasan Ahli Gizi
Pada masa pandemi ini, perhatikan asupan makanan saat sahur demi menjaga nutrisi yang menunjang imunitas tubuh.
TROBUNPONTIANAK.CO.ID- Umat Muslim di Indonesia mulai menjalani ibadah Puasa Ramadhan.
Pada masa pandemi ini, perhatikan asupan makanan saat sahur demi menjaga nutrisi yang menunjang imunitas tubuh.
Makanan yang dikonsumsi saat sahur memiliki peran penting karena menjadi kunci pasokan energi sepanjang hari hingga buka puasa.
Baca juga: Bagaimana Menjalankan Ibadah Ramadan 2021 dan Nuzulul Quran dari Kemenag? Yuk, Belajar Tata Caranya
Berikut ini adalah makanan yang perlu dihindari saat sahur!
1. Terlalu banyak karbohidrat
Untuk mencegah kerusakan otot, seseorang perlu mengonsumsi makanan yang mengandung energi, seperti karbohidrat dan sedikit lemak.
Akan tetapi, terlalu banyak karbohidrat saat sahur justru akan membuat jadi mudah merasa lapar.
Ahli gizi DR. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, mengatakan, karbohidrat seperti nasi dan mi mudah dicerna menjadi gula dalam tubuh.
"Terlalu banyak karbo, dengan harapan bisa nahan lapar, justru bikin lapar lebih cepat mendera karena karbohidrat seperti nasi, mi dan kawan-kawannya lekas dicerna jadi gula," kata Tan.
Sementara, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks lebih bisa menahan lapar berjam-jam.
Hal ini karena karbohidrat kompleks membantu melepaskan energi secara perlahan selama berjam-jam selama puasa.
Karbohidrat jenis ini terkandung dalam biji-bijian seperti jelai, gandum, oat, millet, semolina, kacang-kacangan, lentil, tepung gandum utuh, dan nasi basmati.
Baca juga: Doa Malam Lailatul Qadar yang Sering Dibaca Rasulullah SAW , Satu Diantaranya Doa Sapu Jagad
Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh dan jadi asupan yang cukup penting dalam berpuasa.
Hanya saja, makan makanan berlemak terlalu banyak justru tak disarankan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/8-resep-menu-sahur-mantap-makanan-yang-cocok-untuk-sahur-agar-kuat-puasa.jpg)