Breaking News:

Melalui Perbup, Baznas akan Kembali Aktif Kelola Zakat dan Infaq ASN Kubu Raya 

Dalam hal ini, Kepala Bagian Kesra Pemerintah Kubu Raya, Wasilun menerangkan bahwa semenjak tiga komisioner Baznas Kubu Raya pada Januari 2020 lalu me

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kubu Raya Bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya saat rapat pembahasan Peraturan Bupati Kubu Raya Tahun 2021 tentang Pengelolaan Zakat Penghasilan dan Infaq Aparatur Sipil Negara di Kantor Bupati, pada beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kubu Raya bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tengah membahas Peraturan Bupati Kubu Raya Tahun 2021 tentang Pengelolaan Zakat Penghasilan dan Infaq Aparatur Sipil Negara.

Dalam hal ini, Kepala Bagian Kesra Pemerintah Kubu Raya, Wasilun menerangkan bahwa semenjak tiga komisioner Baznas Kubu Raya pada Januari 2020 lalu mengundurkan diri, membuat badan pengumpul zakat itupun vakum.

"Semenjak satu tahun lebih, memang boleh dibilang sempat vakum aktivitas di Baznas ini. Kemudian untuk kembali membangunnya, dari 3 bulan lalu diputuskan komisioner yang tersisa untuk memimpin dan mengelola Baznas Kubu Raya ini,” kata Wasilun.

Ia pun menerangkan, jumlah pengurus atau komisioner Baznas Kubu Raya saat ini memang tinggal dua orang. Terlebih sebelumnya, tim seleksi anggota Baznas Kubu Raya hanya mengusulkan lima komisioner saja ke Baznas Pusat. 

Baca juga: Pedagang Takjil di Kubu Raya Berharap Ramadan Tahun Ini Penjualan Kembali Meningkat

“Idealnya memang harus diusulkan sekitar 10 orang untuk dijadikan komisioner atau pengurus Baznas Kubu Raya. Karena sudah ditetapkan lima saja, makanya tidak bisa diganti orang lain yang mengikuti seleksi anggota Baznas di rangking berikutnya,” ungkapnya.

Dua pengurus yang tersisa saat ini, lanjutnya, dibantu beberapa relawan yang berjuang untuk terus membangun dan membenahi Baznas di Kubu Raya

Wasilun menerangkan, Baznas Kubu Raya saat ini tengah berbenah, sehingga membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya juga berupaya mendorong kemajuan mereka. Salah satu cara yang dilakukan Pemkab, diungkapkan dia, seperti dengan berusaha membuat Peraturan Bupati (Perbup) yang berkaitan dengan kewajiban zakat profesi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kubu Raya.

Kendati mendorong adanya Perbup terkait kewajiban zakat profesi ASN Pemerintah Kubu Raya, namun kata Wasilun, Perbup tersebut hanya menjadi salah satu jalan untuk menggiring agar orang bisa menyalurkan zakatnya ke Baznas Kubu Raya.

”Untuk mendorong kemajuan Baznas di Kubu Raya ini, hal penting lainnya yang harusnya bisa dilakukan yakni adanya inovasi program kerja yang lebih baik untuk menarik masyarakat agar bisa berdonasi atau menyalurkan zakatnya ke Baznas Kubu Raya. Dan mengenai inovasi program kerja ini juga tergantung dari pengurus Baznas yang ada,” ungkapnya.

“Mengenai Perbup yang berkaitan dengan zakat profesi ASN ini dalam waktu dekat akan kami usulkan ke Kabag Hukum Kubu Raya untuk diproses lebih lanjut dan semoga dalam waktu dekat sudah bisa ditandatangi bupati Kubu Raya,” sambungnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved