Breaking News:

Dukung Pencapaian SDGs, CMI Berikan Pelatihan Dasar Bantu Gerakkan Ekonomi Keluarga

Melalui program CSR nya, CMI memberikan pelatihan menjahit kepada 15 orang wanita yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluar

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
CMI memberikan pelatihan menjahit kepada 15 orang wanita yang tergabung dalam TP PKK Desa Karya Baru, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) berupaya mengangkat potensi wanita untuk menggerakkan ekonomi keluarga, dan satu diantara satu upaya yang dilakukan melalui kegiatan Corporate Social Responsbility (CSR).

Melalui program CSR nya, CMI memberikan pelatihan menjahit kepada 15 orang wanita yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Karya Baru, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang 31 Maret 2021.

Program CSR CMI berusaha memfokuskan diri membentuk program-program kemandirian ekonomi terutama yang digerakkan oleh wanita sehingga isu kesetaraan gender dan upaya pengentasan kemisikinan dapat tercapai dari program CSR yang selama ini sudah dan akan dilakukan.

Baca juga: Cargill Serahkan Premi RSPO Sebesar Rp 2,5 Miliar ke Tujuh Koperasi Mitra di Ketapang

Kesetaraan gender dan upaya pengentasan kemiskinan adalah bagian dari 17 tujuan yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

Di mana SDG merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia termasuk Indonesia yang bertujuan mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

Sebagai upaya mendukung pencapaian SDGs tersebut, maka CMI mengadopsi goals yang tercantum dalam SDGs dengan program CSR yang selama ini sudah dilakukan, salah satunya yaitu mengangkat potensi kaum perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga.

Para peserta kegiatan pelatihan menjahit ini merupakan kelompok dari ibu-ibu PKK dari masing-masing dusun, yaitu Dusun Pesanggaran, Dusun Sedawak dan Dusun Batang Belian, Kecamatan Marau.

Pada pelatihan tersebut ada beberapa materi yang disampaikan kepada peserta antara lain pengenalan alat –alat menjahit, pembuatan pola, cara membuat sarung bantal, masker sampai kepada pakaian wanita.

CMI mendukung seluruh material dan kebutuhan peserta selama pelatihan dan juga menyerahkan satu unit mesin jahit sebagai aset Desa Karya Baru di bawah pengawasan TP PKK Desa Karya Baru Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang.

Manager CSR-LA CMI, Agustinus Mulyatmojo mengatakan pelatihan menjahit kepada kelompok PKK Desa Karya baru dimaksudkan agar nantinya dapat menambah keterampilan ibu-ibu PKK yang selanjutnya dapat digunakan untuk usaha meningkatkan perekonomian keluarga.

”Kepada peserta latihan agar dapat mengikuti pelatihan menjahit ini dengan baik, sehingga ilmu dan keterampilan menjahit ini dapat bermanfaat," kata Agustinus.

Pada kesempatannya, ia juga menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan kegiatan awal dari rangkaian program CSR di bidang ekonomi yang tentunya di kemudian hari dapat dijadikan salah satu upaya meningkatkan ekonomi keluarga.

Salah seorang peserta pelatihan menjahit Berta manyampaikan bahwa kegiatan pelatihan menjahit ini memang sangat berguna bagi dirinya dan peserta lainnya.

Karena selain ilmu keterampilan menjahit, peserta juga nantinya dapat memanfaatkan dalam membuka usaha guna mendukung kemajuan ekonomi keluarganya masing-masing. 

”Kami sangat berterima kasih sekali kepada CMI, dari pelatihan ini kami medapatkan pengalaman yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi langkah kami berikutnya," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved