Breaking News:

Pemkab Bengkayang Akan Tindaklanjuti Permohonan Festival Kuliner Ramadhan

Artinya ini disusun saja dengan baik, supaya tidak ada istilahnya suatu kegiatan yang langsung full dilakukan dalam satu tempat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Audiensi Pihak Penyelenggara (Playground Management) kepada Pemkab Bengkayang di Ruang Utama Bupati Bengkayang Gedung Satu Atap Kantor Bupati Bengkayang jalan Guna Baru, Rangkang, Kabupaten Bengkayang. Kamis 8 April 2021. TRIBUN PONTIANAK/JOVI LASTA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Menindaklanjuti Permohonan audiensi dari Playground Management terkait kegiatan festival kuliner Ramadan, Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal belum bisa memberikan rekomendasi pelaksanaan kegiatan, menunggu persetujuan dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Bengkayang, Kamis 8 April 2021.

Hal ini disampaikan, setelah melaksanakan audiensi dengan pihak penyelenggara kegiatan festival kuliner ramadhan 2021 atau bulan suci ramadhan 1442 H di Ruang Utama Bupati Bengkayang Gedung Satu Atap Kantor Bupati Bengkayang jalan Guna Baru, Rangkang, Kabupaten Bengkayang.

Syamsul Rizal mengungkapkan, kendala yang dialami oleh semua pihak yakni pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

Oleh karenanya, pihak penyelenggara sudah diberikan rekomendasi untuk mengubah beberapa draft acara yang diajukan kepada pihak Pemkab Bengkayang.

Baca juga: Disdukcapil Kabupaten Bengkayang Mulai Perbaiki Pelayanan Publik Secara Bertahap

"Satu sisi, yang menjadi kesulian bagi kami adalah menyangkut pandemi Covid-19. kalau tidak adanya pandemi, tidak masalah. Kita menyarankan kepada mereka (pihak penyelenggara) untuk merubah beberapa kegiatan yang memang diperlukan," ujarnya kepada Tribun.

Dirinya berharap, pihak penyelenggara segera menyusun dengan baik lagi draf acara yang telah diajukan, sebab yang dikhawatirkan terjadinya kepadatan masyarakat menghadiri acara festival tersebut.

"Artinya ini disusun saja dengan baik, supaya tidak ada istilahnya suatu kegiatan yang langsung full dilakukan dalam satu tempat," jelasnya.

Ia menilai, dari acara yang disampaikan oleh pihak penyelenggara bahwa adanya niat dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat serta inovasi ekonomi yang dilakukan agar menumbuhkembangkan ekonomi di Kabupaten Bengkayang.

"Kegiatan pemuda ini, artinya mereka ada niatan untuk bagaimana membantu masyarakat meningkatkan perekonomian dan adanya inovasi dari mereka," tambah Rizal.

"Pada intinya, Pemerintah Daerah tidak ada masalah tetapi sesuatu aturan Prokes Covid-19," tutupnya. (*)

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved