Mobil Anggota Dewan Ditembak

TERUNGKAP❗ Motif Penembakan Mobil Anggota DPRD Sintang, Peluru Nyaris Mengenai Kepala Anak Niko

Dengan posisi masih duduk di atas sepeda motor, dengan menggunakan satu tangan kirinya langsung mengarahkan senapan angin tersebut ke mobil Niko

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Terduga pelaku penembak mobil Nikodemus diperiksa polisi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Motif terduga pelaku penembakan mobil anggota DPRD Kabupaten Sintang, terungkap.

Terduga pelaku berinisial TR, mengaku kesal lantaran tak diberi jalan ketika saat bersamaan melewati jalan sempit.

TR, diamankan Unit Reskrim Polsek Binjai pada Senin, 5 April 2021 sore kemarin di rumahnya.

"Intinya pelaku hanya emosi karena lewat jalan yang sama, tapi ndak ada yang mau ngalah. Pelaku jengkel motornya nyaris tersenggol mobil," kata Kapolres Sintang, AKBP Venti Bernard Musak, melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto kepada Tribun Pontianak, Selasa 6 April 2021.

Baca juga: BREAKING NEWS - Mobil Anggota DPRD Sintang Nikodemus Ditembak Orang Tak Dikenal di Binjai Hulu

Penembakan mobil Nikodemus, anggota DPRD Kabupaten Sintang, terjadi pada Minggu, sekitar pukul 17.00 wib.

Saat itu, TR mengendarai sepeda motor berpapasan dengan mobil yang dikendarai oleh Nikodemus.

Mobil anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus ditembak orang tak dikenal di jalan lintas Sintang-Ketungau, Desa Binjai Hilir, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, Minggu 4 April 2021, sore kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa penembakan ini. Namun, kaca mobil bagian belakang pecah.
Mobil anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus ditembak orang tak dikenal di jalan lintas Sintang-Ketungau, Desa Binjai Hilir, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, Minggu 4 April 2021, sore kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa penembakan ini. Namun, kaca mobil bagian belakang pecah. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

"Saat berada di jalan yang sempit dan kondisi jalan agak miring pada saat berpapasan tersebut sepeda motor pelaku hampir tersenggol oleh mobil Niko," ungkap Hariyanto.

TR kesal. Dia langsung emosi dan berteriak. Tapi teriakan TR tak terdengar. Mobil tetap berjalan.

"Pelaku berbalik arah mengejar mobil Niko," jelasnya.

Dalam perjalanan, TR mampir ke tempat keponakannya, untuk meminjam senapan angin.

Dia juga mengajak keponakannya itu untuk mengejar mobil Niko menggunakan sepeda motor.

Sesampainya di dekat pintu gerbang selamat datang Desa Binjai Hilir, pelaku melihat mobil Niko berjalan lambat karena jalan rusak.

Baca juga: KRONOLOGI Penembakan Mobil Anggota DPRD Sintang Saat Bersama Keluarga, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

"Pelaku pun langsung menghentikan sepeda motornya. Dengan jarak sekitar 15 meter pelaku langsung memompa senapan anginnya dan mengisi peluru. Dengan posisi masih duduk di atas sepeda motor, dengan menggunakan satu tangan kirinya langsung mengarahkan senapan angin tersebut ke mobil Niko," beber Hariyanto.

Menurut Hariyanto, pelaku semula berniat menembak bagian bak mobil.

Namun, tembakanya meleset menembus kaca belakang mobil, pelurunya nyaris mengenai kepala anak Niko.

"Setelah menembakan senapan angin tersebut pelaku pun langsung kabur berbalik arah menuju ke rumahnya. Dari keterangan pelaku bahwa motif penembakan yang dilakukannya menggunakan senapan angin tersebut karena merasa jengkel hampir tersenggol mobil Niko," kata Hariyanto.

Peluru Hampir Mengenai Kepala

Peluru diduga dari senapan angin menembus kaca mobil anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nekodimus. Timah panas itu menerjang hingga ke dasbor mobil bagian depan, saat melintas depan Pintu Gerbang Masuk Desa Binjai Hilir Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, pada Minggu sore kemarin.

Peluru itu tepat berada di atas kepala Syilvina, anak Nekodimus yang duduk di bagian tengah kursi bagian belakang. Jarak antara kepala dan peluru diperkirakan Neko hanya 5 centimeter.

Mobil sedang berjalam saat saat peluru menembus kaca. Neko, mengaku tak sadar. Politisi partai Hanura ini baru menyadari setelah anaknya berteriak.

"Mobil meledak, pak. Kena kaca pecah," kata Neko meniru ucapan anaknya.

Anggota DPRD Sintang, Komisi D ini terkejut. Kakinya langsung menginjak rem dan keluar.

"Aku tengok belakang langsung ku rem, kaca pecah, langsung parkir. Ada semcam peluru, kaca bolong, kalau kena batu ndak gitu," ungkapnya dihubungi Tribun Pontianak, Senin 5 April 2021.

Baca juga: UPDATE - Terduga Pelaku Penembak Mobil Anggota DPRD Sintang Berhasil Diamankan Polsek Binjai

"Kami langsung tiarap di samping mobil. Tengok kiri kanan ndak ada bunyi lagi." imbuhnya

Setelah merasa aman, Neko melanjutkan perjalanan. Di tengah jalan, dia menjumpai seseorang, dan menanyakan sesuatu perihal peristiwa yang dialaminya.

"Aku tanya orangnya, ada lihat orang bawa senjata, ndak? Mereka jawab ada ketemu orang bawa senapan angin, pakai sepeda motor," ungkap Neko.

Neko lalu memutar mobilnya menuju ke Polsek Binjai untuk membuat laporan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved