Mobil Anggota Dewan Ditembak
Pelaku Penembakan Mobil Anggota DPRD Sintang Ditetapkan Tersangka
Motif tersangka penembakan mobil anggota DPRD Kabupaten Sintang, terungkap. Pelaku berinisial TR, mengaku kesal lantaran tak diberi jalan
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - TR (25) pelaku penembakan mobil anggota DPRD resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Unit Reskrim Polsek Binjai.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu butir proyektil peluru senapan angin, dan satu unit senapan angin merek river warna hitam, serta tiga butir sisa peluru senapan angin.
"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini diamankan di Polsek Binjai, untuk proses selanjutnya," kata Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kasubag Humas, Iptu Hariyanto kepada Tribun Pontianak, Selasa 6 April 2021.
Mobil anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus ditembak orang tak dikenal di jalan lintas Sintang-Ketungau, Desa Binjai Hilir, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, Minggu 4 April 2021, sore kemarin.
Baca juga: TERUNGKAP❗ Motif Penembakan Mobil Anggota DPRD Sintang, Peluru Nyaris Mengenai Kepala Anak Niko
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa penembakan ini. Mobil Toyota Hilux yang dikemudikan politisi Partai Hanura bersama keluarganya ini, ditembak menggunakan senapan angin.
"Mobil kami ditembak oleh orang tidak dikenal tetapnya di depan pintu gerbang masuk Desa Binjai Hilir," kata Niko dihubungi Tribun Pontianak, Senin 5 April 2021 malam.
Niko menduga, penembakan dilakukan dari arah belakang, peluru menembus dari keca belakang sampai ke dasbor depan dan jatuh di karpet porsneling.
Kepala Selvina nyaris tertembak peluru saat mobil yang ditumpanginya tertembak orang tak dikenal di jalan lintas Sintang-Ketungau, Desa Binjai Hilir, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang.
Anak dari anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nikodemus ini selamat. Termasuk ayah, ibu dan saudaranya.
"Peluru yang menembus kaca belakang mobil tepat di atas kepala. Hanya sekitar 5 centimeter," kata Niko dihubungi Tribun Pontianak.
Insiden itu terjadi pada Minggu, sore kemarin, tepatnya di depan Pintu Gerbang masuk Desa Binjai Hilir, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, kurang lebih 50 meter dari Kantor Polsek Binjai.
Selain Niko, di dalam mobil ada istri dan anaknya.
Pada saat penempakan terjadi, Endang berada di kursi depan. Posisi duduk di belakang supir, ada Sylvia, Sylvina dan Syilvister.
Posisi Sylvina, duduk di posisi tengah. Tepat berada pada garis lurus peluru yang menembus kaca mobil bagian belakang.
"Keluarga ndak apa-apa. Yang kecil di tengah. Tembakan peluru dari atas nunjam ke bawah, tembus dasbor jatuh di karpet dekat porsneling. Kami masih dalam perlindungan Tuhan," ungkap Niko.
Baca juga: Lepas Tembakan Dari Jarak 15 Meter, Berikut Pengakuan Tersangka Penembak Mobil Anggota DPRD Sintang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/barang-bukti-senapan-angin-jenis-river-yang-diamankan-polisi-064.jpg)