Ramadan 2021
Doa Menyambut Ramadhan 1442 H, Berdasarkan Hadist dengan Bahasa Arab dan Artinya
Tak terasa Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Umat muslim dianjurkan berdoa untuk menyambut datangnya bulan Ramadan.
Doa melihat hilal diambil dari hadis riwayat Imam Tirmidzi, Thalhah bin Ubaidillah. Nabi Muhammad S.A.W membaca doa ini ketika melihat hilal.
6. Doa memasuki bulan Ramadhan
Umat muslim memanjatkan doa seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Doa Rasulullah SAW ini diriwayatkan Iman At Thabarani dan Imam Ad Dailami.
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ
Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.
Artinya: "Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadhan."
7. Doa permohonan
Diriwayatkan dalam hadis dari Imam Dawud. Disebutkan dalam hadis tersebut doa permohonan Rasulullah SAW.
هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثَلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا
Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā’a bi syahri kadzā.
Artinya : “Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini,” (HR Abu Dawud).
8. Doa menyambut datangnya Ramadhan
Dari beberapa doa menjelang Ramadhan dengan riwayat populer, ada juga doa yang kuat dari sisi hadis dan paling lengkap redaksinya.
Mengutip dari Serambinews, dari ceramah Ustadz Adi Hidayat Lc MA menyampaikan doa menjelang Ramdhan yang populer dan kuat dari riwayatnya.
Baca juga: TIPS Puasa Supaya Sehat Bugar Selama Bulan Ramadhan, Konsumsi Makanan Berprotein Tinggi
“Ada banyak doa yang sampai kepada kita, bisa populer, riwayatnya juga bisa kuat. Tapi dari sekian doa ini riwayat yang paling populer, kemudian kuat dari sisi hadisnya, dan paling lengkap redaksinya,” kata ustadz Adi Hidayat dalam ceramahnya.