Sintang Tuan Rumah MTQ 2021, Andi Musa: Harus Berkualitas dan Bermartabat

Sejumlah persiapan mulai dilakukan, termasuk kunjungan Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa bersama rombongan Staf Biro Kesra Pemprov Kalbar, me

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Kabupaten Sintang, ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar tahun 2021. Hal itu berdasarkan keputusan Gubernur Kalbar pada 25 November 2020. 

Sejumlah persiapan mulai dilakukan, termasuk kunjungan Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa bersama rombongan Staf Biro Kesra Pemprov Kalbar, melakukan koordinasi dengan Pemkab Sintang, untuk kesiapan MTQ. 

Kunjungan Andi Musa dan rombongan untuk melihat kesiapan dari sisi sarana prasana dan dukungan anggaran dari Pemkab Sintang. Andi Musa berharap, pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalbar tahun 2021 di Kabupaten Sintang, harus berkualitas dan bermartabat.

“Tolak ukurnya ialah, MTQ itu terlaksana dengan baik, aman dan lancar, sukses meraih prestasi,” katanya, Rabu 31 Maret 2021.

Baca juga: Cegah Radikalisme dan Intoleransi, LDII Sintang Gelar Seminar Kebangsaan

Andi Musa mengingatkan dalam pelaksaan MTQ di Sintang nantinya, dari segi pengelolan anggaranya harus dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik, transparan dan  akuntabel.

Agar jangan sampai nantinya ada pemeriksaan yang tidak bisa pertanggungjawabkan, sehingga pelaksanaan MTQ ini nantinya tidak bermartabat. 

“Wanti-wanti dari awal kami titip, bahwa penggunaan anggaran tolong di kelola dengan baik, sehingga kita bisa mempertanggungjawabkan anggaran yang diberikan oleh rakyat melalui APBD baik provinsi maupun kabupaten sintang,” pintanya. 

Pensiunan Polri ini mengak bersyukur, untuk sarana dan prasaran di Kabupaten Sintang cukup banyak pilihan venue perlombaan, karena pihaknya juga sudah meninjau langsung lokasi-lokasi pelaksanaan lomba yang sudah di siapkan panitia di Kabupaten Sintang ini. 

“Hanya tadi saya lihat ada masjid diturun jembatan kapuas ke arah keraton itu ada masjid cukup besar, itu bisa digunakan juga, sehingga nanti masyarakat sekitar situ juga bisa turut menyaksikan perlombaan, gedung pancasila tidak di pakaipun tidak apa nanti,” saran Andi. 

Selain itu, Andi menegaskan MTQ diselengarakan harus bermartabat. Baik para peserta, panitia dan semua yang terlibat harus menerapkan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaanya. Jangan sampai ada kecurangan baik dari peserta, panitia, dewan hakim.

“Jangan sampai ada konflik kepentingan dan lainnya baik dari segi indentias peserta, penilaian dan lainnya,” tegasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved