Pemprov Kalbar Terbitkan Penetapan Lokasi Pembangunan SUTT 150 kV Kendawangan-Sukamara

di sisi Provinsi Kalimantan Barat, proses pengadaan tanah dan pembangunan jaringan transmisi yang melintas di lima kecamatan di Kabupaten Ketapang.

Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menerbitkan penetapan lokasi untuk pembangunan infrasturktur ketenagalistrikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Kendawangan-Sukamara pada 8 Maret 2021 lalu.

Penetapan lokasi ini berhasil diterbitkan setelah melalui serangkaian tahapan yang telah dimulai sejak November 2020.

PLN-Pemprov Kalbar Gelar Konsultasi Publik Bangun SUTT 150 kV Kendawangan-Sukamara

Diawali dengan pembentukan SK Tim Panitia dan Tim Sekretariat Pengadaan Tanah pada bulan November.

Kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi persiapan pengadaan tanah, pengumuman tim persiapan, dan sosialisasi pengadaan tanah di Bulan Desember.

Pada Januari dilakukan pendataan awal pemilik tanah dan pada Februari lalu telah dilaksanakan konsultasi publik, hingga akhirnya izin penetapan lokasi terbit di Bulan Maret ini.

Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Kalbagbar, Hariyadi, mengatakan izin penetapan lokasi ini menjadi semacam lampu hijau bagi PLN.

PLN UIP Kalbagbar Tuntaskan Pembangunan SUTT Sepanjang 287 kms

"Untuk memulai tahapan pengadaan tanah sebagai langkah awal pelaksanaan proyek pembangunan SUTT 150 kV Kendawangan-Sukamara,” ujar Hariyadi. 

Dia menambahkan bahwa di sisi Provinsi Kalimantan Barat, proses pengadaan tanah dan pembangunan jaringan transmisi yang melintas di lima kecamatan di Kabupaten Ketapang.

Ini rencananya akan dibagi ke dalam section konstruksi. Hal itu dilakukan agar dapat mempercepat proses pembangunan.

Plt Kepala Biro Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar,  Dini Ardianto, menyebutkan Pemprov Kalbar sangat mendukung program pembangunan SUTT 150 kV ini.

PLN Energize SUTT dan GI 150 kV Ketapang-Kendawangan

Karena hal ini dapat memacu percepatan pembangunan daerah dan meningkatkan arus perekonomian, pendidikan, serta industri di Kabupaten Ketapang secara khusus dan Provinsi Kalimantan Barat pada umumnya.

“Kami terus berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan mendukung PLN dalam upaya menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Kalimantan Barat dan kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan terlibat atas kelancaran kegiatan ini,” ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved