PLN Energize SUTT dan GI 150 kV Ketapang-Kendawangan

GI Kendawangan ini nantinya juga akan menjadi titik temu interkoneksi antara Sistem Kelistrikan Ketapang dengan Sistem Kelistrikan Barito di Kalteng

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/FILE
Tim PLN UPP Pembangkit dan Jaringan KBB 4 Ketapang, Kalimantan Barat melalukan peninjauan tapak tower yang akan dilakukan penarikan kabel untuk menghubungkan antar tapak tower di SUTT Ketapangan-Kendawangan, Kalbar, Desember 2019 lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Di tengah pandemi, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (PLN UIP Kalbagbar) berhasil energize atau sukses menyalurkan daya listrik pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ketapang-Kendawangan 2 sirkit dan Gardu Induk (GI) terkait pada Senin (28/9/2020).

Sejak Jumat, 25 September 2020 berbagai rangkaian kegiatan persiapan pengoperasian telah dilaksanakan, antara lain pemberian tegangan serta uji pembebanan untuk 2 line transmisi dan GI tersebut.

KPU Sambas Gelar Rakor Tahapan Kampanye Bersama Awak Media, Sudarmi Ajak Semua Pihak Patuhi Aturan

Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 5 Halaman 46 47 48 49 51 Buku Tematik Pentingnya Makanan Sehat bagi Tubuh

Rachmad Lubis, General Manager PLN UIP Kalbagbar mengungkapkan bahwa dengan beroperasinya GI berkapasitas 60 MVA di Ketapang dan 30 MVA di Kendawangan ini akan dapat meningkatkan keandalan penyaluran listrik untuk masyarakat melalui SUTT 150 kV yang membentang sepanjang 65,73 kilometer ini.

"GI Kendawangan ini nantinya juga akan menjadi titik temu interkoneksi antara Sistem Kelistrikan Ketapang dengan Sistem Kelistrikan Barito di Kalimantan Tengah," ujarnya.

Kapolres Kapuas Hulu Pimpin Upacara Purna Tugas AKP Josni Barus

XL Axiata Realisasikan Bantuan 133.548 Paket Internet Gratis bagi Madrasah di Kalbar

Lubis menambahkan, saat ini tim pengadaan tanah tengah melaksanakan tahap inventarisasi tanah tapak tower untuk persiapan pembangunan jaringan transmisi menuju Sukamara, Kalimantan Tengah.

"Kami berharap SUTT dan GI ini dapat membantu pemerintah dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi positif di Kabupaten Ketapang dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik," pungkasnya.

Keberhasilan pembangunan jaringan transmisi yang membentang di 14 desa, 3 kecamatan, 1 kabupaten ini tak lepas dari dukungan stakeholder antara lain DATUN Kejaksaan Tinggi Kalbar, TNI/POLRI, Pemerintah Daerah setempat, tokoh adat, dan juga masyarakat di sekitar proyek.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved