Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Tanggapi Kasus Warga Sanggau Divonis Hukuman Mati Pihak Malaysia

Sutarmidji mengatakan tentu ada tindakan yang dilakukan antara negara Indonesia dan Malaysia untuk menyikapi hal tersebut.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Aguansyah, warga asal Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), divonis hukuman mati dengan cara digantung di Pengadilan Tinggi Kuching, Malaysia, karena didakwa atas kepemilikan dan mengedarkan narkoba.

Menanggapi kasus tersebut, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengatakan tentu ada tindakan yang dilakukan antara negara Indonesia dan Malaysia untuk menyikapi hal tersebut.

“Kita masih menunggu dari Kementerian Luar Negeri jika ada sinyal pemerintah daerah bisa turut melakukan diplomasi maka akan dilakukan,” ujar Sutarmidji di Pendopo Kalbar, Kamis 18 Maret 2021.

Ia mengatakan pastinya pihak KJRI Kuching dan KBRI Malaysia akan ikut berperan.

Baca juga: Ulang Tahun ke-47 Tahun Istri Tercinta, Sutarmidji Sampaikan Doa dan Harapannya

Bagaimana nantinya negara Indonesia pasti akan mengupayakan mengubah jenis hukumannya.

“Namunkan belum inkrah masih ada beberapa tahapan, lalu tahapan lain untuk memohonkan pengampunan. Kita juga melihat kasus penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Kalbar sangat besar,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa hingga kini saja sudah lebih 50 kilogram narkoba yang ditangkap melalui perbatasan.

Sedangkan untuk masuk dari Indonesia ke Malaysia sangat ketat.

“Tapi dari Malaysia ke Indonesia agak longgar hal tersebut yang harus di pertanyakan. Hal itu telah saya sampaikan, mudah-mudahan diplomasi antara kedua negara berjalan dengan baik untuk mengatasi hal-hal seperti ini, termasuk untuk mengatasi masalah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved