BPBD Pastikan 10 Titik Hotspot Terpantau di Mempawah
Dirinya mengatakan hingga saat ini sudah ada sepuluh titik hotspot yang terpantau di Kabupaten Mempawah, sesuai data dari BMKG sejak pukul 19.00 malam
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sempat sepekan Kabupaten Mempawah aman dari titik api, yang sebelumnya titik api (kebakaran lahan) sudah dapat dipadamkan.
Namun kini Kabupaten Mempawah sudah kembali diselimuti titik api.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Hermansyah.
Dirinya mengatakan hingga saat ini sudah ada sepuluh titik hotspot yang terpantau di Kabupaten Mempawah, sesuai data dari BMKG sejak pukul 19.00 malam hingga pukul 07.00 pagi.
"Sudah ada sepuluh titik hotspot yang terpantau, yakni ada 3 titik hotspot di Kecamatan Mempawah Hilir, 5 titik hotspot di Sungai Pinyuh, 1 titik hotspot di Segedong, dan 1 titik hotspot di Jongkat," terangnya kepada Tribun, Minggu 14 Maret 2021.
Baca juga: Terjadi Kebakaran Lahan di Mempawah Timur, Kapolsek Harap Masyarakat Tidak Lakukan Pembakaran Lahan
Saat disinggung mengenai tentang lokasi yang sudah terjadi kebakaran lahan, Hermansyah belum bisa memastikan. Menurutnya harus dilakukan pemantauan lokasi secara langsung.
"Untuk memastikan memang harus di lakukan pengecekan di lapangan, soalnya kan masih hotspot bukan firespot," tegasnya.
Dirinya juga menyebutkan, secepatnya akan mengerahkan anggota untuk memastikan titik api tersebut.
"Hari ini InsyaAllah kawan-kawan survei dulu, sekalian memastikan kondisi dan sumber air serta jarak lokasi dan medan yang ditempuh," pungkasnya. (*)