Perkuat Tata Kelola Sawit Berkelanjutan, GAPKI Kalbar Gelar Rakercab
Gapki Kalbar untuk senantiasa meningkatkan soliditas organisasi. Mengingat tantangan sawit ke depan semakin besar, maka soliditas merupakan kunci
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) cabang Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab), di Hotel Mercure Pontianak, Rabu 10 Maret 2021.
Rakercab kali ini mengankat tema "Memperkuat Sinergi Tata Kelola Sawit Berkelanjutan Dalam Mendukung Program Desa Mandiri’, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota GAPKI cabang Kalbar.
Baca juga: 40 Tahun Gapki Mengabdi, Gapki Kalbar Komitmen Ikut Dorong Kemajuan Ekonomi Daerah
Ketua GAPKI Kalbar, Purwati Munawir, mengatakan Rakercab GAPKI Kalbar dimaksudkan untuk mengevaluasi capaian hasil kerja organisasi Tahun 2020.
Lalu menginventarisasi isu strategis, serta permasalahan hambatan yang dihadapi agar dapat diantisipasi dan dirumuskan lebih lanjut dalam program kerja tahun 2021.
Melalui rapat ini, pihkanya berharap akan memperoleh persepsi dan cara pandang yang sama dalam menyikapi segala permasalahan dan hambatan di lapangan.
Baca juga: HUT Ke-64 Pemprov Kalbar, Perusahaan Anggota Gapki Terima Penghargaan Gubernur Kalbar
“Harapannya dapat diwujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ketua Panitia Kegiatan, Mulfi Huda, mengatakan penyelenggaraan Rakercab ini dilaksanakan secara hybrid, baik online maupun offline.
Untuk pertemuan offline, dilaksanakan di hotel Mercure dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sedangkan online, digelar secara virtual via aplikasi zoom meeting.
Rakercab ini dirangkaikan dengan dengan penyelanggaraan Focus Group Discussion (FGD) dengan topik ‘Peran Perusahaan Perkebunan Dalam Mendukung Program Pembangunan Desa Mandiri’.
Baca juga: GAPKI Kalbar Berkomitmen Bantu Pemerintah Daerah dalam Pencegahan Karhutla
“Adapun narasumber dalam diskusi ini adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalbar,” ujarnya.
Diskusi sebagai pendalaman topik yang dipresentasikan diawali dengan pembahasan dan pengkayaan materi ditinjau dari berbagai aspek, maka diundang pula para pembahas yang berkompeten
Antara lain, Bupati Sintang yang membahas Aspek Dukungan Infra Struktur Dasar Pada Program Desa Mandiri.
Baca juga: Bupati Atbah Targetkan Tambahan 18 Desa Mandiri
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar yang mengulas tentang Aspek Pemberdayaan SDM Perkebunan Pada Program Desa Mandiri
Serta Peneliti Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, yang akan memaparkan Aspek Penumbuhan Ekonomi Pedesaan Melalui Program Desa Mandiri dalam Prespektif Akedemis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ralercab-gapki-2021.jpg)