6 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Sintang Dilelang, Jarot: Penilaian Sangat Objektif
Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan mengawali tahun 2021, baru 6 jabatan yang segera dilelang. 4 sisanya, menyusul di akhir tahun.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabuten Sintang, tahun 2021 mulai dibuka. Panitia seleksi mengundang PNS di lingkungan Pemkab Sintang, pemerintah provinsi dan kabupaten kota wilayah Kalbar, untuk dapat mengikuti seleksi terbuka tersebut.
Ada enam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Sintang, yang dibuka antara lain: Inspektur Kabupaten SIntang, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang; Kepala Dinasn Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang dan Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan mengawali tahun 2021, baru 6 jabatan yang segera dilelang. 4 sisanya, menyusul di akhir tahun.
Baca juga: Aktivis Lingkungan Kalbar, Tito Indrawan Harap Program Sintang Lestari Tidak Hanya Sekadar Slogan
“Reorganisasi akan segera kita lakukan. Sebanyak 6 jabatan akan segera kita lelang, 4 jabatan akan dilelang akhir tahun. Siap-sap saja untuk ASN yang sudah bisa ikut lelang. Penilaian sangat objektif, saya pun tidak bisa membantu,” kata Jarot.
Jarot mengungkapkan, diperiode keduanya ini fokusnya masih sama, penanggulangan COvid-19, Karhutla dan pemulihan ekonomi. Begitu pula dengan enam primem mover pembangunan.
Mulai dari mengatati kegawatdaruratan infrastruktur dasar, percepatan listrik dan internet masuk desa, hilirisasi produk, penataan wilayah, reformasi birokrasi dan membangun dari pinggiran.
“Visi Pemkab Sintang juga masih sama, yaitu terwujudnya masyarakat cerdas, sehat, maju, relegius dan sejahtera, yang didukung penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Yang berbeda itu, pengertian maju, yakni mengandung makna masyarakat memahami pembangunan yang berkelanjutan atau Sintang lestari,” jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-sintang-jarot-winarno-66890988.jpg)