Breaking News:

Kepala LAN RI Harap Pemprov Kalbar Bisa Jadi Percontohan Inovasi Tingkat Provinsi

Adi Suryanto juga menyerahkan langsung penghargaan kepada RSUD Soedarso melalui inovasi Rumah Sakit Rumah Keduaku yang dikhususkan untuk  pelayanan an

TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Sutarmidji bersama Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr Adi Suryanto usai menandatangani nota kesepakatakan penguatan kapasitas Pemprov Kalbar yang berlangsung di Hotel Aston Pontianak,Kamis 4 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr Adi Suryanto hadir langsung sebagai narasumber pada acara penguatan kapasitas Pemprov Kalbar tahun 2021 yang berlangsung di Hotel Aston Pontianak,Kamis 4 Maret 2021. 

Adi Suryanto juga menyerahkan langsung penghargaan kepada RSUD Soedarso melalui inovasi Rumah Sakit Rumah Keduaku yang dikhususkan untuk  pelayanan anak Thalasemia masuk TOP 99 Inovasi dari LAN RI dan beberapa instansi lainnya seperti Puskesmas dan PTSP Kalbar.

Pada agenda tersebut juga sekaligus Pemprov Kalbar melaunching Tata Naskah Dinas Elektronik ( Kapuas) dan Budaya Kerja ASN yang Profesional, Responsif, Integritas,Melayani, Akuntabel (PRIMA).

Baca juga: Maria Lestari Komitmen Bersinergi Dengan Program Gubernur Kalbar

Inovosi Budaya Kerja ASN yang disingkat menjadi Prima juga digambarkan seperti Rangers untuk menggerakkan pelayanan Prima di Pemprov Kalbar

Istilah Prima dilekatkan dengan tokoh Rangers supaya lebih akrab dan lebih mudah dipahami serta mudah untuk diterapkan para ASN dalam memberikan pelayanan. 

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr Adi Suryanto  mengatakan ingin melakukan pendampingan kepada Kalbar untuk bisa terus mengembangkan inovasi pelayanan publik.

“Seperti dulu Pak  Gubernur saat masih menjadi Wako Pontianak banyak sekali inovasi gagasan di Kota Pontianak yang menjadi salah satu gagasan belajar  inovasi,” ujarnya.

Tak hanya itu saja banyak sekali daerah lain yang datang untuk belajar dan meniru. Jadi para tamu yang datang tentu memiliki dampak terhadap sektor lain.

“Kita berharap Kalbar bisa menjadi salah satu tempat belajar inovasi terutama di sektor pelayanan publik, kalau di provinsi saat ini belum terlalu banyak,” ujarnya.

Lalu invoasi terkait kewenangan yang dilakukan oleh Provinsi harus menampilkan kareateristik di ruang lingkup provinsi yang tentunya berbeda dengan kabupaten kota.

“Jadi inovasi dan ciri khas di provinsi harus  ditumbuh kembangakan. Saya harap Kalbar bisa jadi percontohan untuk inovasi di level provinsi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved