Breaking News:

Orangtua Murid Senang Pembelajaran Tatap Muka di Mempawah Kembali Dilaksanakan

Menanggapi hal tersebut, satu diantara orangtua siswa, Nursodik, mengaku sangat senang dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka.

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Proses Pembelajaran Tatap Muka di SDN 5 Mempawah Hilir, Selasa 2 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Kabupaten Mempawah, sebelumnya menunda pembelajaran tatap muka pada 1 Maret 2021.

Yang sebelumnya sudah dilaksanakan sejak, 22 Februari 2021, namun dihentikan kembali pada 1 Maret karena berbagai pertimbangan.

Namun hari ini, tepat Selasa 2 Maret 2021, Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Mempawah kembali dilaksanakan.

Menanggapi hal tersebut, satu diantara orangtua siswa, Nursodik, mengaku sangat senang dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka.

Menurutnya dengan kembali dilaksanakannya proses belajar mengajar tatap muka di sekolah, akan lebih memaksimalkan proses belajar anak.

Karena selama pandemi ini, anak yang biasanya di rumah kurang aktif belajar.

Baca juga: Kasi Penmad Kemenag Mempawah Harap Dewan Guru Siap Laksanakan PTM dengan Penerapan Prokes

"Sangat setuju, soalnya di rumah, kurang aktif belajar, di sekolah jelas mereka bisa lebih intens bertemu teman dan guru, jadi lebih maksimal pasti belajarnya," katanya kepada Tribun, Selasa 2 Maret 2021.

Untuk itu dirinya juga berharap kebijakan itu dapat dilaksanakan, dan pihak sekolah diminta dapat menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama proses belajar mengajar tatap muka berlangsung.

"Pihak sekolah juga wajib menerapkan protokol kesehatan, jadi orangtua siswa juga merasa tenang, anaknya dapat kembali bersekolah dan tetap bisa menjaga kebersihan di sekolah," ujarnya.

Dirinya juga menilai, pembelajaran tatap muka sangat bagus, karena selama ini dilihat anak tidak efektif belajar dirumah.

"Bagus, yang penting menerapkan protokol kesehatan, dan kami sebagai orangtua juga bisa menjalankan aktifitas kami," ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, pembelajaran memang lebih baik dilakukan dengan tatap muka, demi menunjang ilmu pengetahuan yang baik yang didapat anak-anak nantinya.

"Yang penting di Sekolah menerapkan protokol kesehatan, menyediakan tempat cuci tangan, tetap menerapkan jaga jarak, dan isi ruang kelas di batasi jumlah siswanya, kita sebagai orangtua murid pasti sangat mendukung pembelajaran tatap muka," tegasnya.

Dirinya juga berharap, proses pembelajaran tatap muka berjalan baik dan lancar.

"Harapan kita semua pasti hal ini bisa berjalan dengan lancar, agar anak-anak juga mendapatkan ilmu pengetahuan yang baik di sekolah," pungaksnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved