Pemda Salurkan Bantuan Sembako Lewat E-warung

Dijelaskannya, dalam sosialisasi tersebut memang masih ada agen E-warung mengalami permasalahan, sehingga perlu dilakukan pembinaan.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Bidang Sosial, P3AP2KB Kabupaten Kapuas Hulu, Achmad Syahrizal, saat melakukan monitoring dan sosialisasi ke disalah satu agen E-warong wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Bidang Sosial, P3AP2KB Kabupaten Kapuas Hulu, Achmad Syahrizal menyatakan, kalau pihaknya telah melakukan sosialisasi ke sejumlah kecamatan wilayah Kapuas Hulu, terkait agen E-warung.

"Jadi aturan-aturan dalam pelaksanaan program sembako, baik barang yang harus disediakan E-Warung dan proses penyaluran tiap bulan," ujarnya kepada Tribun, Minggu 28 Februari 2021.

Dalam sosialisasi tersebut, Pemda Kapuas Hulu memberikan waktu kepada agen E-Warung untuk menyampaikan permasalahan apa yang dihadapi agen dalam penyaluran sembako, dan memberikan arahan apa yang harus dilakukan agen.

"Jika mengalami permasalahan, dan sehingga dalam penyaluran program sembako pihak agen E-Warung bisa menyelesaikan permasalahan tersebut. Maka diperlukan sosialisasi ke pihak agen E-warung tersebut," ucapnya.

Dijelaskannya, dalam sosialisasi tersebut memang masih ada agen E-warung mengalami permasalahan, sehingga perlu dilakukan pembinaan.

Baca juga: Tiba di Kapuas Hulu, Ini Harapan dan Keinginan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu Terpilih

"Diharapkan kita adalah agar program sembako bisa berjalan dengan lancar dan sukses, sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Syahrizal juga menuturkan, sudah banyak agen E-warung sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, hanya saja perlu dimonitoring saja.

"Mereka juga perlu kita pantau dan dibimbing agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Putussibau, Sabarani menyatakan ada 55 E-warung yang telah di tunjuk sebagai penyalur program sembako yang memiliki Brilink.

"Untuk bulan Maret nant, kami sudah mengajukan 200 ton dalam program bantuan sosial tersebut," ujarnya.

Dalam program sembako itu, jelas Sabarani, kalau pihaknya hanya menyediakan beras, dan itu pun tergantung dari KPM.

Baca juga: Produk Kain Tenun Sidan Kapuas Hulu Akan Ditampilkan di Smesco Jakarta

"Yang jelas kartu bantuan sosial itu di tukar sembako sesuai kebutuhan KPM, seperti beras, telur, daging dan sejenis sembako lainnya," ucapnya.

Dijelaskan, kalau pihaknya dalam Februari 2021, telah menyiapkan 100 ton beras program bantuan sembako dari Kementerian Sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Dulu bantuan tersebut bernama bantuan pangan non tunai (BPNT)dan sekarang berubah menjadi Bantuan Sembako ke KPM," ujarannya.

Sabarani menuturkan, kalau bantuan sembako berbentuk beras akan disalurkan ke KPM melalui e-Warung, dan dimana satu karung seberat 8 kilogram dengan harga Rp12.500 ribu per KPM.

"Kita ketahui bersama bahwa, program ini merupakan program dari Kementerian Sosial melalui Dinas sosial, bekerjasama dengan Bank BRI dan Bulog Putussibau sebagai penyedia beras," ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved