Breaking News:

Komitmen Rekrut Generasi Millenial di Kepengurusan, PKS Bidik Penambahan 3000 Anggota

Kepengurusan PKS, menurutnya tidak hanya sampai pada tingkat cabang atau kecamatan, melainkan hingga tingkat ranting atau kelurahan.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana kegiatan pelantikan Majelis Pertimbangan Daerah dan Dewan Pengurus Daerah kabupaten/Kota Kalimantan Barat, Sabtu 27 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Partai Keadilan Sejahtera Kalimantan Barat (PKS Kalbar) menjadikan generasi milenial sebagai salah satu ujung tombak.

Baik tingkat wilayah maupun tingkat daerah, kepengurusan partai berlogo padi ini didominasi oleh kaum berusia 25-40 tahun.

Ketua DPD PKS Kota Pontianak, Husin menargetkan penambahan hingga 3000 anggota hingga lima tahun ke depan.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan memperkuat kepengurusan hingga ke akar rumput.

Kepengurusan PKS, menurutnya tidak hanya sampai pada tingkat cabang atau kecamatan, melainkan hingga tingkat ranting atau kelurahan.

“Struktur untuk tingkat kecamatan sudah ada. Tinggal tingkat kelurahan ini akan segera kita rampungkan,” tuturnya, diterima Tribun, Minggu 28 Februari 2021.

Baca juga: PKS Kalbar Klaim Dominasi Millenial, Pengamat Ingatkan Jangan Hanya Jadi Etalase

Sekretaris DPD PKS Kota Pontianak, M Thaufani menambahkan, kepengurusan DPD PKS Kota Pontianak hampir setengahnya berada di bawah usia 40 tahun. Selain itu, 40 persen kepengurusan juga diisi oleh perempuan.

“Kami memandang adanya bonus demografi ke depan, pemilih itu didominasi oleh generasi muda,” tutur dia.

Hal ini juga ditegaskan Ketua DPW PKS Kalbar, Arif Joni Prasetyo saat kegiatan pelantikan Majelis Pertimbangan Daerah dan Dewan Pengurus Daerah kabupaten/Kota Kalimantan Barat, Sabtu 27 Februari 2021.

“Mayoritas kepengurusan 2020-2025 ini memang didominasi oleh milenial. Sekitar 48 persen atau hampir separuh dari kepengurusan itu adalah milenial," kata Arif.

Baca juga: Arif Sebut Millenial Dominasi Kepengurusan DPW PKS Kalbar

PKS Kalbar, kata Arif, juga diisi dengan banyak pengurus dan anggota perempuan. Termasuk juga dari kalangan pengusaha dan tokoh masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini menilai penting untuk merangkul banyak kalangan, agar PKS semakin dikenal kiprahnya.

Terlebih, lima tahun ke depan pihaknya fokus pada perekrutan anggota, menduduki unsur pimpinan DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, hingga meletakkan kadernya di kursi eksekutif, baik itu kepala daerah ataupun wakil kepala daerah. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved