SERING Dibuang, Penelitian Ungkap Kulit Bawang Merah Bisa Cegah Kanker Hingga Diabetes
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit bawang merah tinggi antioksidan, bahkan lebih dari bawang itu sendiri.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam penggunaannya, kamu pasti sering membuang kulit dari bawang merah ini sebelum menambahkannya ke masakan.
Nah, sebaiknya mulai sekarang jangan lagi membuang kulit bawang merah, ya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit bawang merah tinggi antioksidan, bahkan lebih dari bawang itu sendiri.
Ini secara signifikan meningkatkan Kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: BAWANG Putih Sembuhkan Flu dengan Seketika, Begini Cara Meramunya!
Lapisan luarnya adalah sumber yang kaya antioksidan, serat makanan, dan flavanoid yang meningkatkan Kesehatan kulit.
Selain jadi bumbu masakan, bawang merah bermanfaat untuk Kesehatan.
Selain itu, kulit bawang merah tinggi dalam pigmen yang dikenal sebagai quercetin yang mencegah penyumbatan arteri dan mengurangi hipertensi, memiliki sifat penenang yang kuat, dan mengobati insomnia.
Ia memiliki kualitas antibakteri, antioksidan, dan antijamur yang kuat.
Bahan utama dalam kulit bawang merah, quercetin adalah flavanoid dan antioksidan yang menghancurkan penyebab utama kanker dan radikal bebas.
Penelitian telah menunjukkan bahwa kulit bawang merah kaya serat tidak larut yang mendukung gerakan peristaltik yang tepat dari usus besar.
Selanjutnya, serat yang tidak larut menghilangkan racun yang terkumpul dari usus, mengatur pH, dan mencegah pembentukan sel kanker.
Siapa sangka, penggabungan kulit bawang merah ke dalam makanan akan menurunkan risiko:
- Diabetes tipe 2
- Penyakit kardiovaskular
- Masalah gastrointestinal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/penelitian-ungkap-kulit-bawang-merah-bisa-cegah-kanker-hingga-diabetes.jpg)