SMAN 1 Mempawah Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka
Dirinya mengatakan, hal ini juga mengenai ruang kelas yang tersedia di SMA 1 Mempawah, dalam masa perbaikan, yang mana Unit Pelsksanaannya dari PU Per
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Sekolah SMAN 1 Mempawah, Musa Alamsyah, mengatakan pihaknya akan terus berusaha memenuhi segala macam persyaratan untuk sekolah tatap muka.
"Kalau ditanya mengenai 100 persen persiapan, kami akui belum, tapi kami pihak sekolah terus berusaha memenuhi persyaratan sesuai peraturan penerapan protokol kesehatan yang diberlakukan," jelasnya kepada Tribun, Minggu 21 Februari 2021.
Musa juga mengatakan, mungkin Senin 22 Februari SMA 1 belum menerapkan sekolah tatap muka.
"Mungkin kita laksanakan 2/3 hari setelah itu, sembari memenuhi persyaratan Prokes untuk sekolah," katanya.
Dirinya mengatakan, hal ini juga mengenai ruang kelas yang tersedia di SMA 1 Mempawah, dalam masa perbaikan, yang mana Unit Pelsksanaannya dari PU Perkim Provinsi Kalbar.
Baca juga: Orangtua Siswa Respon Positif Sekolah Tatap Muka di Mempawah
"Masalahnya juga ruang kelas yang tersedia di sekolah kami agak terkendala, karena pada saat ini Sekolah kami masih dalam Pelaksanaan perbaikan, yang masih belum rampung (dalam pelaksanaan)," katanya lagi.
Untuk itu kata Musa, pihaknya tetap mengikuti peraturan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar.
"Tentunya kita pasti mengikuti prosedur-prosedur yang sudah ditentukan, dalam hal ini sarana prasarana di Sekolah untuk protokol kesehatannya sudah pasti akan kita perketat dan kita persiapkan," bebernya.
Baca juga: Kadiskes Mempawah Ingatkan Pembelajaran Tatap Muka Harus Tepat Patuhi Prokes
Dirinya juga mengatakan, untuk sekolah tatap muka, juga diberlakukan sistem sift.
"Kita juga menerapkan sistem sift, dan kapasitas siswanya juga 50 persen dari yang biasanya, tetap menerapkan jaga jarak," katanya.
Dirinya juga meminta, kepada siswa untuk tetap taat terhadap protokol kesehatan.
"Untuk para siswa, kita berharap tetap patuhi peraturan yang diberlakukan, tetap gunakan masker dan jangan sampai membuat kerumunan, jangan sampai jajan diluar, jadi bekal saja dari rumah," tutupnya. (*)