Kadiskes Mempawah Ingatkan Pembelajaran Tatap Muka Harus Tepat Patuhi Prokes
Dimasa pandemi Covid-19, dianjurkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah pembelajaran.
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah melalui Surat Edarannya, Nomor 421/0908/Dikporapar-A, telah menetapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimulai pada 22 Februari nanti.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril, mengatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah pada masa pandemi Covid-19, harus memenuhi protokol kesehatan.
"Hal ini diperlukan agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar, namun tidak menimbulkan permasalahan kesehatan," katanya kepada Tribun, Minggu 21 Februari 2021.
Dimasa pandemi Covid-19, dianjurkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah pembelajaran.
Baca juga: Rudiansah Sebut Sekolah Tatap Muka Ikut Edaran Bupati Mempawah dan SKB 4 Menteri
"Hal ini juga dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di sekolah," katanya.
Dirinya juga meminta kepada orangtua peserta didik, untuk menyiapkan segala kebutuhan anaknya.
"Dianjurkan bagi peserta didik sebelum berangkat sekolah, makan terlebih dahulu, dan jangan lupa menyiapkan masker dan handsanitizer," katanya.
Dirinya juga meminta, baik pihak sekolah maupun peserta didik, harus tetap taat terhadap protokol kesehatan.
Baca juga: El Zuratnam: Mempawah Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka
"Jangan lupa terapkan protokol kesehatan, gunakan masker dari berangkat sekolah hingga pulang dari sekolah lagi," imbuhnya.
Jamiril juga mengingatkan, pihak sekolah harus tetap mengatur kursi siswanya.
"Jaga jarak, minimal 1,5 meter, dan jangan berkerumun seperti biasanya, karena sekarang ini kita masih berada ditengah pandemi Covid-19," ucapnya.
Jamiril juga berharap, semoga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir, dan semua bisa normal kembali.
"Kita berdoa, semoga pandemi Covid-19 lekas berlalu, aktifitas kita juga bisa normal, pendidikan kita juga kembali normal seperti sedia kala," pungkasnya. (*)