Rudiansah Sebut Sekolah Tatap Muka Ikut Edaran Bupati Mempawah dan SKB 4 Menteri
Kemenag ikut edaran yang telah diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi untuk Madrasah Aliyah, dan surat Edaran Bupati Mempawah untuk RA, MI, dan MTs.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah Rudiansah menanggapi terkait Sekolah tatap muka yang akan di mulai Senin 22 Februari.
Kata Rudi bahwa Sekolah harus menyiapkan kesiapannya apabila mau melaksanakan sekolah tatap muka.
"Tentu banyak persiapan yang harus dilakukan, terutama untuk protokol kesehatannya," katanya kepada Tribun, Minggu 21 Februari 2021.
Dirinya juga menghimbau kepada seluruh Kepala Sekolah yang berada di bawah naungan Kemenag, baik itu Raudhatul Atfal (RA), Madrsah Ibtidaiyah (MI), Madrsah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Baca juga: El Zuratnam: Mempawah Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka
Untuk pembelajaran tatap muka harus tetap mengacu kepada SKB 4 Menteri.
" Sesuai SKB 4 Menteri yakni, mendapatkan surat izin Pembelajaran Tatap Muka (PTM), dari orangtua siswa masing-masing, pembelajaran dibuat sift hanya 50 persen, harus tetap menggunakan masker, menyiapkan hand sanitizer, jarak tempat duduk 1,5 meter, dan lain sebagainya," jelasnya.
Lebih jauh, Rudiansah mengatakan, Kemenag ikut edaran yang telah diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi untuk Madrasah Aliyah, dan surat Edaran Bupati Mempawah untuk RA, MI, dan MTs.
"Dalam hal ini Kemenag ikut melaksanakan Surat Edaran Bupati Mempawah Nomor 421/0908/Dikporapar-A, Tentang kebijakan Pemerintah Kabupaten Mempawah bidang Pendidikan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada semester genap di satuan pendidikan dasar dan pendidikan kesetaraan tahun ajaran 2020/2021," bebernya dengan jelas.
Rudi juga berharap kepada seluruh jajaran Pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan semua masyarakat tidak terkecuali, untuk sama-sama mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2020/2021.
"Diharapkan semua dukungan yang ada menjadi penyemangat para siswa siswi untuk berjuang dalam meraih prestasi yang merupakan generasi penerus serta pejuang bangsa Indonesia yang akan datang," pungkasnya. (*)