Breaking News:

Pengusaha Perhotelan Merugi Dimasa Pandemi, PHRI Singkawang Ajak Disparpora dan IMA Duduk Bersama

Ketua PHRI Kota Singkawang, Mulyadi Qamal menerangkan pertemuan atara pengusaha dengan Pemerintah Kota Singkawang melalui Disparpora ini merupakan sin

TRIBUNPONTIANAK/RIZKI KURNIA
Anggota PHRI Singkawang bersama Kepala Disparpora Singkawang dan ketua IMA Chapter Pontianak berfoto bersama usai menggelar pertemuan. Sabtu 20 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Asosiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Singkawang menggelar pertemuan bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Singkawang serta Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Pontianak membahas permasalahan yang dialami para pengusaha perhotelan dan restoran di Kota Singkawang akibat pandemi Covid-19.

Sejumlah anggota PHRI Kota Singkawang yang merupakan pemilik serta pengelola hotel dan restoran duduk bersama Kepala Disparpora Kota Singkawang yang baru dilantik belum lama ini, Heri Apriadi, beserta Presiden IMA Chapter Pontianak, Alwarerizia di aula Hotel Mahkota, Jalan P Diponegoro, Singkawang Barat, Kalimantan Barat pada Sabtu 20 Februari 2021 malam.

Tampak para pengusaha hotel dan restoran ini satu demi satu menyampaikan kendala dan keluhan yang mereka rasakan di masa pandemi ini, sementara Kepala Disparpora terlihat mencatat keluhan para pengusaha itu.

Ketua PHRI Kota Singkawang, Mulyadi Qamal menerangkan pertemuan atara pengusaha dengan Pemerintah Kota Singkawang melalui Disparpora ini merupakan sinergitas mencari solusi untuk mengembalikan gairah pariwisata di Kota Singkawang.

Baca juga: Sempat Roboh, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Tinjau Bangunan Los D di Pasar Beringin

"Program-program yang disampaikan Disparpora kami tanggapi, dan kami juga memberikan masukan serta menyampaikan kendala apa saja bagi para pengusaha di masa pandemi," terang Mulyadi Qamal kepada wartawan, Sabtu 20 Februari 2021.

Mulyadi mengungkapkan, dampak akibat pandemi Covid-19 ini sangat kuat terasa bagi para pengusaha perhotelan dan restoran, sepinya pengunjung membuat pendapatan turun drastis bahkan pengusaha kesulitan untuk membayar biaya operasional hotel maupun restoran.

Pertemuan ini, Mulyadi harapkan dengan pertemuan antara pengusaha dan pihak Pemerintah ini dapat memberikan solusi mengatasi masalah yang saat ini dihadapi pengusaha akibat pandemi. (*)

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved