Anggota DPRD Mempawah Dukung Pembelajaran Tatap Muka
Namun hal itu sedikit bisa dicegah dengan memberikan edukasi terhadap murid dengan memberitahukan yang boleh dilakukan, dan mana tidak boleh dilakukan
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Anggota Komisi I, DPRD Kabupaten Mempawah, Bidang Pendidikan, Perhubungan, Pajak Pendapatan dan Hukum, Riduan HM Yusuf, mengatakan sangat mendukung untuk di berikannya izin murid sekolah lagi, ataupun sekolah tatap muka.
"Kasihan mereka di rumah, hanya main dengan hp, dan kurang mendapat perhatian orangtua, dikarenakan orangtua mereka terkadang harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka," ujarnya kepada Tribun, Minggu 21 Februari 2021.
Menurut dirinya, dengan diizinkannya sekolah tatap muka nantinya, tentu ada resiko tertular murid dan guru.
Namun hal itu sedikit bisa dicegah dengan memberikan edukasi terhadap murid dengan memberitahukan yang boleh dilakukan, dan mana tidak boleh dilakukan.
Baca juga: SMAN 1 Mempawah Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka
"Misalnya murid tetap harus memakai masker, tidak makan disembarang tempat, atau tidak bermain sesama mereka yang berlebihan," jelasnya.
Kemudian juga menurut Riduan, Sekolah harus punya kesiapan atau terobosan untuk mengurangi resiko penularan Covid-19.
"Misalkan mengatur jarak bangku atau meja, menyediakan tempat cuci tangan, melarang murid berkerumun, dan lain sebagainya," imbuhnya.
Baca juga: Orangtua Siswa Respon Positif Sekolah Tatap Muka di Mempawah
Dirinya mengatakan, sangat merespon baik dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka.
"Hal ini sangat baik, tentunya dibidang pendidikan, yang mana siswa bisa merasakan bagaimana dididik dan mendapatkan ilmu yang sesungguhnya di bangku sekolah," katanya.
Riduan juga meminta sekolah yang melaksanakan sekolah tatap muka untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Jelas kita harap kepada sekolah untuk menjadi garda terdepan penerapan protokol kesehatan di bidang pendidikan, dan bagi orangtua juga perhatikan kesehatan anaknya, bila perlu bawakan bekal kepada anaknya biar tidak jajan diluar," tutupnya. (*)