Breaking News:

Kebakaran Telan Korban Jiwa di Singkawang, Wali Kota Tjhai Chui Mie Evaluasi Fasilitas Damkar

Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan saat mengevakuasi korban yang terjebak di lantai dua bangunan ruko yang tengah terbakar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Kurnia
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di deretan ruko Jalan P Diponegoro, Singkawang Barat, Kalbar. Jumat 19 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menerangkan kebakaran yang terjadi di Jalan P Diponegoro, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kalimantan pada Jumat 19 Februari 2021 dini hari, hingga menyebabkan tujuh ruko hangus terbakar dan menelan satu korban jiwa, menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kota Singkawang.

Sembari memberikan apresiasi kepada Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Kota Singkawang yang telah berupaya memadamkan api hingga berhasil padam seutuhnya, dia juga memikirkan kebutuhan fasilitas bagi petugas pemadam kebakaran saat berhadapan dengan kobaran api.

“Dengan kejadian tadi subuh, mejadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Singkawang, khususnya fasilitas bagi para petugas pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan api,” terang Tjhai Chui Mie kepada wartawan Tribunpontianak.co.id, Jumat 19 Februari 2021.

Peralatan seperti mobil pemadam yang memiliki tangga serta masker dan tabung oksigen yang dibutuhkan petugas pemadam, akan segera pihaknya rapatkan agar dapat disiapkan Pemkot Singkawang.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kebakaran Ruko di Kota Singkawang, Seorang Lansia Dikabarkan Meninggal Dunia

“Sehingga dalam upaya memadamkan kebakaran maupun menyelamatkan korban dapat dengan lebih mudah dalam melakukan penyelamatan, agar tidak ada korban jiwa akibat kebakaran seperti kejadian ini,” harapnya.

Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan saat mengevakuasi korban yang terjebak di lantai dua bangunan ruko yang tengah terbakar.

Kesulitan yang dialami petugas lantaran kepulan asap dan kobaran api yang berada di dalam ruangan menyulitkan petugas untuk mencari keberadaan korban dan berpotensi membahayakan petugas itu sendiri lantaran tidak membekali diri dengan masker serta tabung oksigen untuk bernafas. (*)

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved