Diakon Masseo Clinton Dithabiskan Menjadi Imam Baru Kapusin Pontianak
Kata dia, dewasa ini menjadi Imam, tantangannya tidaklah mudah, lebih lagi kata dia ditengah Pandemi Covid-19. Sehingga mengharuskan seorang Imam haru
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Diakon Masseo Clinton di thabiskan menjadi Imam Baru di Kapusin Pontianak. Dia di thabiskan di Gereja Kristus Raja Sambas, dia dithabiskan menjadi Imam Baru pada misa thabisan Imamat, yang dipersembahkan oleh Mgr. Agustinus Agus, yang merupakan uskup Agung Pontianak.
Dalam misa thabisan itu, juga di hadiri oleh minister Provinsial Kapusin P. Hermanus Mayong, OFM. Cap., Pastor Paroki Sambas P. Firminus Andjioe, OFM, Cap serta para Pastor-Pastor yang ada di keuskupan Agung Pontianak.
Dalam homilinya Mgr. Agustinus Agus menyampaikan bahwa seorang Imam adalah pengganti Para Rasul.
"Para rasul adalah orang yang ditugaskan oleh Yesus, untuk melanjutkan karya tuhan Yesus didunia ini, sebagai Imam tugas pokoknya adalah menyucikan, melayani sakramen, dan yang paling utama adalah mempersembahkan perayaan ekaristi baik bagi dirinya sendiri, maupun bagi umat yang dilayaninya," ujarnya.
Kata dia, dewasa ini menjadi Imam, tantangannya tidaklah mudah, lebih lagi kata dia ditengah Pandemi Covid-19. Sehingga mengharuskan seorang Imam harus mengadakan refleksi secara khusus.
Baca juga: Tenny C Soriton: Sambas dan Kubu Raya Terpilih Sebagai Daerah Percontohan Pelayanan KB MKJP
"Terkait dengan bagaimana sikap saya sebagai imam bisa bertahan, bisa merasul, bisa bekarya dalam situasi Covid-19 ini. Ada hal-hal bersifat rohani, ada hal bersifat jasmani, sosial yang perlu kita hayati agar kita bertahan menjadi Imam. Karena kunci Imamat itu adalah Saling mendukung sebagai satu keluarga," ungkap Uskup Agung Pontianak itu.
Hal ini juga menjadi hari yang begitu istimewa. Khususnya bagi keluarga dari Diakon Masseo Clinton yang di thabiskan menjadi Imam baru Kapusin Pontianak. Para keluarga dari berbagai daerah berkumpul untuk memberikan ucapan selamat serta peneguhan kepada Imam Muda ini.
Dengan mengambil motto rohani yang didapat dari satu kalimat yang ada di Alkitab, P. Masseo Clinton OFM. Cap. mengajak semuanya untuk bersyukur.
"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur," tutupnya. (*)