Bupati Atbah Bahas Jalan Longsor Hingga Abrasi dengan Kementerian

Dijelaskan oleh Bupati, kondisi jalan longsor dan abrasi yang terjadi saat ini, sudah dilaporkan oleh jajarannya ke kementerian.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sambas, saat melaksanakan rapat virtual dengan Kemendagri dan BNPP Republik Indonesia, guna membahas longsor dan abrasi pantai di Kabupaten Sambas, Kamis 18 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili memaparkan kondisi terkini terkait jalan longsor dan abrasi pantai yang terjadi di Kabupaten Sambas.

Melalui sambungan Virtual Meeting dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia, Bupati Sambas mempertegas beberapa informasi jalan di Kabupaten Sambas yang terdampak dari longsor dan abrasi pantai yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Dijelaskan oleh Bupati, kondisi jalan longsor dan abrasi yang terjadi saat ini, sudah dilaporkan oleh jajarannya ke kementerian.

Bupati mengatakan, berkenaan beberapa kondisi baik jalan longsor dan abrasi pantai, mereka berharap agar mendapat perhatian serius dan bisa mendapatkan penanganan segera dari Kementerian.

Baca juga: UPDATE Harian Covid-19 Sambas, 14 Orang Meninggal Dunia

"Seperti kondisi jalan longsor di ruas menuju PLBN Aruk dan Border Temajuk, memang diperlukan progress yang cepat dalam penanganannya. Kita berharap ini menjadi prioritas pemerintah pusat, karena akses jalan ini sangat penting bagi kelancaran menuju PLBN Aruk," ujarnya, Kamis 18 Februari 2021.

Kata Atbah, mereka mengapresiasi kepedulian pemerintah pusat terhadap daerah. Karenanya dia berharap dengan adanya pertemuan meski melalui sambungan virtual, nantinya bisa segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

"Pemda Kabupaten Sambas mengapresiasi atas tindak lanjut pemerintah pusat, terkait dengan kondisi jalan longsor maupun abrasi yang terjadi didaerah kita," katanya.

"Dengan adanya pertemuan atau rapat koordinasi ini, semakin membuka ruang bagi daerah dan penanganan bencana," tutupnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Sambas didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sambas, Asisten III Setda Sambas, Perwakilan Bappeda dan Perwakilan BPBD Kabupaten Sambas.

Sementara itu, dari Kementerian hadir diantaranya Kemendagri, Kementerian PUPR, Kementerian Desa PDT, Kementerian LH dan Kehutanan, Bappenas, dan pihak BNPP RI. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved