HOROR 3 Jam Sesat di Hutan Gunung Putri, Sopir Lihat Seperti Ada Perkampungan di Hutan
Pertolongan pun akhirnya datang, dan membuat lega dan haru seluruh penumpang. "Kami kemudian dievakuasi ke pertigaan," kata Enjang.
Ade (45), kerabat Enjang, kemudian berinisiatif menghubungi kenalannya di Majalengka untuk meminta tolong.
"Alhamdulillah telepon menyambung dan kami akhirnya diam di dalam mobil selama beberapa jam menunggu pertolongan datang," ujar Enjang.
Pertolongan pun akhirnya datang, dan membuat lega dan haru seluruh penumpang. "Kami kemudian dievakuasi ke pertigaan," kata Enjang.
Baca juga: JANDA Cidaun Melahirkan Tak Rasakan Hamil! Curiga Diguna-guna, Fakta Mantan Suami & Penjelasan Medis
Setiba di pertigaan, Enjang langsung terkejut setelah melihat jalan yang tadinya terlihat ditutupi kabut dan terdapat jurang, ternyata adalah jalan utama menuju Tasikmalaya.
"Di sisi kananya juga terdapat rumah makan dengan halaman parkir yang luas dan terang benderang. Padahal sebelumnya saya lihat ditutupi kabut dan terdapat jurang," ujar Enjang. (firman suryaman)
TribunJabar.id/Firman Suryaman
Enjang Imron (48) bersama Adel (4), anak bungsunya, saat ditemui di rumahnya di Jalan Panunggal, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Senin 15 Februari 2021 sore.
Mobil Bawa 7 Orang
Tujuh warga tersesat di kawasan hutan Gunung Putri saat menuju Tasikmalaya, Jumat 12 Februari 2021, pukul 23.00 WIB.
Mereka yang merupakan warga Tasikmalaya itu pergi menggunakan mobil Avanza.
Selama tiga jam keluarga tersebut tersesat di Gunung Putri, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Mobil tersebut dikemudikan Enjang Emron (49).
Sebelum tersesat di tengah hutan, penumpang mobil itu sempat beristirahat di sekitar lokasi.
Kepala Dusun I Desa Maniis, Asep Saepul Rohman, mengatakan rombongan itu berhenti untuk melaksanakan sholat Magrib.
Sopir tidak menggunakan peta biasa maupun peta digital seperti Google Maps.