Sriwijaya Air Jatuh

Kesaksian Ahli Forensik Tim Identifikasi Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182 - Feeling dr Sumy Hastry

Sumy Hastry dan jajaran tim DVI Mabes Polri berupaya maksimal terus mengungkap bagian tubuh jenazah yang ditemukannya.

Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Ponijan, ayah Mulyadi menenangkan Amijaya Halim, mantan Sekjen PB HMI yang menangis saat pemakaman Mulyadi P Tamsir, mantan Ketum PB HMI korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Jasad mantan Ketua Umum PB HMI itu dikebumikan di pemakaman umum, di Jalan Lingkar Sungai Durian, Rt 16/Rw 03, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang, Kamis 21 Januari 2021 petang WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hingga Sabtu 6 Februari 2021, sebanyak 58 korban jatunya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Sabtu 9 Januari 2021 lalu, berhasil diidentifikasi, sedangkan empat korban lainnya belum.

Selama proses identifikasi, beragam hal ditemukan tim terutama kondisi para korban.

Dokter ahli forensik yang bertugas mengidentifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Kombes Sumy Hastry Purwanti berbagi kisah mengenai kondisi jasad.

Setiap jasad yang dikirimkan kepadanya untuk diidentifikasi dalam kondisi tak lagi utuh.

Tak sedikit dari jasad yang hanya menyisakan sebagian kecil dari bagian tubuh mereka.

Satu Kata dari Pilot Afwan di Detik-detik Terakhir Sebelum Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh ke Laut

Kendati demikian, setiap bagian tubuh tersebut menjadi teramat penting untuk mengungkap identitas mereka.

Sumy Hastry dan jajaran tim DVI Mabes Polri berupaya maksimal terus mengungkap bagian tubuh jenazah yang ditemukannya.

Baginya, apa pun temuan di lapangan bisa menjadi petunjuk penting identifikasi.

Hal tersebut diungkapkannya saat berbincang dalam YouTube Denny Darko.

Lebih lanjut, ahli forensik ini menilai, para korban Sriwijaya Air meninggal dunia dalam keadaan tidak merasakan sakit.

Kondisi bagian tubuh memperkuat bukti jika pesawat hancur karena hantaman dengan air yang begitu keras.

"Dilihat dari serpihan dan body parts, itu kecepatannya luar biasa. Berarti bener-bener crash lewat hantaman air," terangnya.

Dokter Sumy juga menjelaskan kalau menurutnya para korban tak merasakan sakit karena kejadian tabrakannya terjadi sangat cepat.

"Feeling saya dari pemeriksaan ini semua, mereka tak merasakan apa-apa. gak ada rasa sakit. Dengan kecepatan tinggi tak ada rasa, langsung meninggal. Saya pikir mereka semua khusnul khotimah karena tak merasakan sakit," ucap dr Sumy.

ATC 11 Kali Panggil Pilot Afwan - Akhirnya Jelas Bagaimana Sriwijaya Air Tujuan Pontianak Jatuh

Foto Lima jenazah warga Kota Pontianak yang menjadi korban tragedi pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tiba di Pontianak, Minggu 24 Januari 2021 pagi. Oki
Foto Lima jenazah warga Kota Pontianak yang menjadi korban tragedi pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tiba di Pontianak, Minggu 24 Januari 2021 pagi. Oki (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved