CHINA Berhasil Uji Coba Rudal Pertahanan Udara, Sukses Hancurkan Rudal Nuklir Lawan di Udara
Sejauh ini, ada tiga negara yang sudah berhasil menciptakan sistem pertahan seperti itu adalah Amerika Serikat dengan rudal patriotnya, lalu Israel
Penerbangan rudal balistik biasanya terdiri dari tiga fase dalam urutan waktu.
Pertama, fase dorongan, di mana pendorong roket akan menggerakkan rudal ke langit.
Kedua, fase tengah, saat pendorong berhenti ketika rudal melintasi luar atmosfer dan masuk kembali ke dalam atmosfer.
Ketiga, fase terminal, kala rudal memasuki kembali atmosfer dan menuju ke sasarannya.
• JERMAN Arahkan Kapal Perang Jenis Fregat ke Jepang Gara-gara China ? Indo-Pasifik Kebijakan Baru
Secara teknis, mudah untuk mencegat rudal balistik dalam fase pendorong.
Sebab, rudal tersebut masih dekat dengan permukaan tanah dan berakselerasi.
Tetapi, sulit untuk mendekati lokasi peluncuran yang biasanya jauh di wilayah musuh.
Sedang dalam fase terminal, pencegatan sangat menantang karena kecepatan rudal "menyelam" sangat tinggi.
Menurut para analis, sangat penting untuk membangun sistem anti-rudal yang efektif dan lengkap.
Terutama terhadap rudal jarak menengah dan antarbenua yang biasanya dilengkapi dengan hulu ledak nuklir.
Dengan keberhasilan ini, China bahkan kini disebut mampu mencegat rudal nuklir yang bisa saja ditembakkan musuh dan menjadi ancaman Tiongkok.
Materi di artikel ini juga telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Hantam rudal di luar atmosfer, China sukses uji pencegatan rudal berbasis darat
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838