BAHAYAKAH Saat Telinga Berdengung? Penyebabnya Dari Infeksi Hingga Banyak Kotoran
Telinga berdengung biasanya karena kerusakan pada rambut-rambut kecil di telinga bagian dalam. Sehingga mengubah sinyal ke otak yang ...
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pernah merasakan telinga berdengung?
Telinga berdengung bukanlah penyakit, melainkan gejala masalah kesehatan lain.
• WASPADA Jika Sering Ngantuk Saat Siang Hari, Bisa Jadi Anda Derita Hipersomnia?
Apa yang menyebabkan dengungan telinga itu?
Dirangkum dari Web MD, biasanya karena kerusakan pada rambut-rambut kecil di telinga bagian dalam.
Sehingga mengubah sinyal ke otak yang mengontrol bagaimana mendengar suara.
Kamu mungkin mengalami tinnitus sebagai hal normal dari penuaan, tetapi ada banyak penyebab lainnya.
Ini bisa bersifat sementara, atau berlangsung selamanya.
Berikut ini 8 alasan mengapa telinga berdengung.
Faktor usia
Bagi banyak orang, pendengaran semakin memburuk seiring bertambahnya usia.
Ini biasanya dimulai sekitar usia 60 tahun.
Kamu mungkin akan melihat masalah ketika frekuensi suara tinggi.
• TUBUH DENGAN KONDISI Seperti Ini Dilarang Makan Telur, Bahayakan Tubuh!
Suara keras
Bisa jadi karena sesuatu yang didengar setiap hari selama bertahun-tahun atau sesuatu yang hanya terjadi sekali.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi satu atau kedua telinga, serta dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan nyeri.
Bahkan, kerusakan bisa permanen atau sementara.
Terlalu banyak kotoran
Tubuh membuat kotoran telinga yang berfungsi melindungi telinga kita.
Tetapi jika tidak hilang dengan sendirinya dan terlalu menumpuk, dapat menyebabkan dengungan telinga hingga gangguan pendengaran.
Obat-obatan tertentu
Resep dan obat bebas dapat memicu telingan berdengung.
Ini termasuk aspirin, diuretik, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), obat berbasis kina, antibiotik, antidepresan, dan obat kanker.
Biasanya semakin kuat dosisnya, semakin besar kemungkinan mengalami masalah telinga.
Infeksi telinga dan sinus
Kamu mungkin mengalami tinnitus saat terserang flu.
Itu bisa jadi karena infeksi telinga atau sinus yang memengaruhi pendengaran dan meningkatkan tekanan pada sinus.
Sendi temporomandibular (TMJ)
Masalah dengan rahang atau TMJ dapat menyebabkan tinnitus.
Kamu mungkin juga mengalami nyeri pada sendi saat mengunyah atau berbicara.
Tekanan darah
Ini bisa termasuk tekanan darah tinggi dan hal-hal yang meningkatkannya dalam jangka pendek, seperti stres, alkohol, dan kafein.
Masalah medis lain
Ini termasuk perubahan pada tulang telinga bagian dalam.
Kelainan telinga bagian dalam yang disebut penyakit meniere, atau cedera kepala dan leher.
Kondisi seperti fibromyalgia dan penyakit lyme juga dapat memicu telinga berdengung. (*)
Artikel ini telah tayang sebelumnya di grid.id dengan judul Telinga Berdengung Alias Tinnitus, Kenali Kondisinya, Apakah Bahaya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bahayakah-saat-telinga-berdengung-penyebabnya-dari-infeksi-hingga-banyak-kotoran.jpg)