Sudah 1.120 Nakes yang Divaksin Covid-19 di Sintang, Sinto: Efek Vaksin Hanya Keluhan Ringan
Tim Dinkes Sintang, melakukan pengawasan dan kontrol terhadap tenaga kesehatan yang sudah divaksin, untuk mengetahui efek samping yang dirasakan.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan hingga kemarin, sudah 1.120 tenaga kesehatan yang divaksinasi dari total keseluruhan 2.370 sasaran.
"Sampai tanggal 3 Februari, sudah 1.120 tenaga kesehatan yang divaksinasi. Saat ini masih terus berjalan vaksinasi ditingkat kecamatan dan tempat layanan kesehatan," kata Sinto, Kamis 4 Februari 2021.
Sinto menyebut, efek samping vaksin Sinovac yang dirasakan nakes pasca disuntik hanya merasakan keluhan ringan.
"Seperti kantuk, pegal-pegak dan sedikit demam," ujarnya.
• Target Vaksinasi Pertama di Sintang Selesai Pada Minggu Kedua Februari
Tim Dinkes Sintang, melakukan pengawasan dan kontrol terhadap tenaga kesehatan yang sudah divaksin, untuk mengetahui efek samping yang dirasakan.
"Kita kontrol terus, sampai nanti vaksinasi dosis kedua," jelasnya.
Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rosa Trifina menambahkan, ada 607 sasaran karyawan rumah sakit yang divaksin. Vaksinasi, sudah dilakukan sejak kemarin.
"Terverifikasi data dikemenkes ada 538 yang divaksin. Namun sasarannya, 607 karyawan RSUD," kata Rosa.
Dari beberapa orang yang sudah divaksin, Rosa menyebut beberapa keluhan dari efek samping yang dirasakan antara lain pusing, dan mual.
"Kemarin hanya 2 orang yang ada keluhan. Satu orang keluhan pusing dan mual setelah observasi 30 menit bagus tidak ada keluhan lagi. Satu orang pegal di lokasi tempat penyuntikan setelah 3 jam post vaksinasi. Sekarang dalam pemantauam komite K3 rumah sakit," katanya. (*)