DPRD Pontianak Nilai Belajar Tatap Muka Harus Melihat Tren Kasus Covid-19

Jikapun memang kasus covid-19 turun dan benar-benar aman bagi peserta didik, menurutnya boleh saja dilakukan sebagai rol model.

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, usai Rapat paripurna ke-2 masa persidangan ke-IIII tahun sidang 2019/2020 di gedung DPRD Kota Pontianak, Selasa (16/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait rencana Pemerintah Kota Pontianak yang akan melaksanakan belajar tatap muka sebagai percontohan.

Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menilai, perlu melihat tren kasus covid-19 di Kota Pontianak.

Jikapun memang kasus covid-19 turun dan benar-benar aman bagi peserta didik, menurutnya boleh saja dilakukan sebagai rol model.

"Kalau sudah landai bisa dibuka sekolah percontohan atau role model dalam penerapan protokol kesehatan covid-19," ujarnya.

Percepat Program Vaksinasi, Satarudin Sarankan Pendaftaran Vaksinasi Tahap Kedua Secara Manual

Ia berharap diatas pertengahan Februari 2021 ini di Kota Pontianak tidak ada lagi penambahan kasus baru covid-19.

"Jika kasus sudah menurun dan tak ada tambahan kasus, maka sekolah bisa kita terapkan secara tatap muka dengan Prokes," ungkapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved