Tips Menghilangkan Jerawat ! Penanganan Salah Bikin Wajah Kusam dan Bopeng-bopeng

Selain di wajah, jerawat dapat tumbuh atau timbul di bagian tubuh lain, seperti bahu, lengan atas, dada, hingga punggung.

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
https://www.alodokter.com/
Tips Menghilangkan Jerawat. 

Teh hijau mengandung antioksidan yang sangat tinggi, dan meminumnya dapat meningkatkan kesehatan.

Memang belum ada penelitian yang mengungkap manfaat dari minum teh hijau ketika timbul jerawat, tetapi menerapkannya langsung ke kulit telah terbukti bia membantu.

Hal ini terjadi kemungkinan karena flavonoid dan tanin dalam teh hijau diketahui membantu melawan bakteri dan mengurangi peradangan, yang merupakan dua penyebab utama jerawat.

Antioksidan utama dalam teh hijau, yakni epigallocatechin-3-gallate (EGCG) telah terbukti bisa mengurangi produksi sebum, melawan peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes pada individu dengan kulit yang cenderung berjerawat.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa menerapkan ekstrak teh hijau 2-3 persen pada kulit secara signifikan bisa mengurangi produksi sebum dan jerawat pada mereka yang berjerawat.

Berikut cara menghilangkan jerawat dengan teh hijau:

  • Seduh teh hijau dalam air mendidih selama 3-4 menit
  • Biarkan teh menjadi dingin
  • Menggunakan bola kapas, oleskan teh ke kulit atau tuangkan ke dalam botol semprot untuk disemprotkan
  • Biarkan mengering, lalu bilas dengan air dan keringkan Anda juga bisa menambahkan sisa daun teh ke madu dan membuat masker

Meskipun tidak ada bukti bahwa minum teh hijau dapat melawan jerawat, beberapa penelitian menunjukkan itu mungkin masih bermanfaat.

Sebagai contoh, minum teh hijau telah terbukti menurunkan kadar gula darah dan insulin, yang merupakan faktor yang dapat berkontribusi pada pengembangan jerawat.

6. Oleskan witch hazel

Witch hazel adalah tanaman yang memiliki nama latin Hamamelis virginiana.

Witch hazel mengandung tanin, yang memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang kuat.

Itu sebabnya witch hazel dapat digunakan untuk mengobati berbagai masalah kulit, termasuk ketombe, eksim, varises, luka bakar, memar, gigitan serangga, dan jerawat.

Sayangnya, tidak ada penelitian tentang kemampuan witch hazel untuk mengobati jerawat secara khusus.

Namun, ada beberapa penelitian yang mengungkap penggunaan witch hazel pada kulit dapat melawan bakteri, mengurangi peradangan, hingga membantu penyembuhan.

Berikut cara menghilangkan jerawat dengan witch hazel:

  • Campurkan 1 sendok makan kulit witch hazel dengan 1 gelas air dalam wadah kecil.
  • Rendam witch hazel selama 30 menit dan kemudian didihkan selama 10 menit.
  • Setelah itu, diamkan air rebusan witch hazel selama 10 menit.
  • Saring dan simpan cairan dalam wadah tertutup.
  • Oleskan untuk membersihkan kulit menggunakan bola kapas 1-2 kali per hari atau sesuai kebutuhan.

Witch hazel sudah sering digunakan dalam produk kecantikan.

Namun, witch hazel dalam versi yang sudah disiapkan secara komersial mungkin tidak mengandung tanin, karena sering hilang dalam proses distilasi.

7. Oleskan lidah buaya

Lidah buaya
Lidah buaya (Shutterstock)

Lidah buaya adalah tanaman tropis yang daunnya menghasilkan gel bening.

Gel lidah buaya selama ini sering ditambahkan ke lotion, krim, salep dan sabun.

Krim ini biasanya digunakan untuk mengobati lecet, ruam, luka bakar dan kondisi kulit lainnya. Ketika diterapkan pada kulit, gel lidah buaya dapat membantu menyembuhkan luka, mengobati luka bakar dan melawan peradangan.

Lidah buaya juga mengandung asam salisilat dan sulfur, yang keduanya digunakan secara luas dalam pengobatan jerawat.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengoleskan asam salisilat ke kulit dapat secara signifikan mengurangi jerawat.

Begitu juga deng penerapan sulfur, telah terbukti dapat menjadi pengobatan jerawat yang efektif.

Berikut cara menggunakan lidah buaya untuk menghilangkan jerawat:

  • Kerok gel lidah buaya dengan sendok
  • Oleskan gel secara langsung untuk membersihkan kulit sebagai pelembab
  • Ulangi 1–2 kali per hari, atau sesuai keinginan Anda juga bisa membeli gel lidah buaya dari toko, tetapi pastikan itu adalah lidah buaya murni tanpa bahan tambahan.

8. Konsumsi makanan sumber lemak omega-3

Asam lemak omega-3 adalah lemak yang sangat sehat yang menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Minyak ikan mengandung dua jenis utama asam lemak omega-3, yakni asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA).

EPA bermanfaat bagi kulit dalam beberapa cara, termasuk mengelola produksi minyak, mempertahankan hidrasi yang memadai dan mencegah jerawat.

Tingginya kadar EPA dan DHA telah terbukti mengurangi faktor peradangan, yang dapat mengurangi risiko jerawat.

Sejumlah makanan tinggi asam omega-3 yang baik dikonsumsi, di antaranya yakni salmon, sarden, teri, kenari, biji chia, dan biji rami giling.

Selain dari makanan, asam omega-3 dapat diperoleh dari konsumsi suplemen.

Dalam sebuah studi, 45 orang dengan jerawat diberi suplemen asam lemak omega-3 yang mengandung EPA dan DHA setiap hari.

Setelah 10 minggu, jerawat pada puluhan orang tersebut terlihat berkurang secara signifikan.

Sebagian besar organisasi kesehatan merekomendasikan orang dewasa yang sehat perlu mengonsumsi minimal 250-500 mg asam lemak omega-3 per hari.

9. Terapkan diet rendah glikemik

Hubungan antara diet dan jerawat telah diperdebatkan selama bertahun-tahun.

Bukti terbaru menunjukkan bahwa faktor makanan, seperti insulin dan indeks glikemik, dapat dikaitkan dengan jerawat.

Indeks glikemik makanan (GI) adalah ukuran seberapa cepat makanan itu dapat meningkatkan gula darah.

Makan makanan tinggi GI menyebabkan lonjakan insulin, yang diperkirakan meningkatkan produksi sebum.

Karena itu, makanan dengan GI tinggi diyakini memiliki efek langsung pada perkembangan dan tingkat keparahan jerawat.

Makanan yang termasuk memiliki indeks glikemik tinggi, yakni roti putih, minuman ringan bergula, kue, donat, kue kering, permen, sereal sarapan manis, dan makanan olahan lainnya.

Sementara, makanan dengan indeks glikemik rendah, yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Dalam sebuah studi, 43 orang dibagi menjadi dua kelompok untuk menjajal penerapan diet glikemik tinggi dan rendah.

Setelah 12 minggu, orang-orang yang mengonsumsi diet rendah glikemik mengalami penurunan yang signifikan pada sensitivitas jerawat dan insulin, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan padat karbohidra.

Studi lain dengan 31 peserta menghasilkan hasil yang serupa.

Studi-studi kecil ini menunjukkan bahwa diet rendah glikemik mungkin bermanfaat bagi individu dengan kulit berjerawat, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

10. Kurangi atau hindari stres

Hormon yang dilepaskan selama periode stres dapat meningkatkan produksi sebum dan peradangan kulit, membuat jerawat lebih buruk.

Faktanya, banyak penelitian telah mengaitkan stres dengan peningkatan keparahan jerawat.

Terlebih lagi, stres dapat memperlambat penyembuhan luka hingga 40 persen yang dapat memperlambat perbaikan lesi jerawat.
Perawatan relaksasi dan pengurangan stres tertentu telah terbukti memperbaiki jerawat, tetapi lebih banyak penelitian perlu dilakukan.

Berikut beberapa cara mengurangi stres yang bisa dicoba:

Tidur lebih banyak

Terlibat dalam aktivitas fisik Berlatih yoga

Sering ambil napas dalam-dalam

Berkonsultasi dengan ahli

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami"

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved