Breaking News:

Festival Imlek dan Cap Go Meh di Kabupaten Sanggau Ditiadakan

Sebagai gantinya, lanjut Aldi, panitia mempersiapkan ritual Se Chiang atau ritual barongsai dan ritual Sit Thai Con atau ritual perjamuan.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua MABT Kabupaten Sanggau, Aldi Hermawan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sanggau Aldi Hermawan menyampaikan bahwa, Belum meredanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Sanggau, Even pagelaran seni dan budaya pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2572 di Kabupaten Sanggau tahun 2021 ini ditiadakan.

"Untuk perayaan imlek dan cap go meh seperti surat edaran Gubernur Kalimantan Barat dan arahan pak Bupati Sanggau bahwa tahun 2021 ini perayaan Cap Go Meh dan Imlek memang tidak ada acara yang sifatnya mengundang kerumunan,"katanya, Jumat 29 Januari 2021.

Sebagai gantinya, lanjut Aldi, panitia mempersiapkan ritual Se Chiang atau ritual barongsai dan ritual Sit Thai Con atau ritual perjamuan.

"Kalau ritual Cap Go Meh itukan identik dengan barongsai, dengan kondisi begini kita adakan ritual hanya di rumah adat MABT tidak lagi keliling Rumah-rumah,"ujarnya.

Kapolres Lantik Pejabat Utama Polres Sanggau, Iptu Suwanto Jabat Kapolsek Tayan Hilir

"Inikan simbol menolak energi negatif di tempat kita, dan untuk tradisi Sit Thai Con itu ritual dimana kita ngumpul untuk makan bersama dengan catatan tidak banyak orang. Hanya kalangan terbatas dan tentu dengan protokol kesehatan,"tambahnya.

Dikatakanya, Untuk ibadah atau Sembayang, tidak dilarang. Akan tetapi tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan.

"Saya rasa ketua Pekong kita ini sudah mempersiapkan semuanya, termasuk persiapan protokol kesehatan untuk yang ingin sembayang. Dengan kondisi begini tentu kita tetap menjaga tradisi, tetapi harus sesuai dengan protokol kesehatan,"pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved