Warganya Isolasi Mandiri Covid-19, Camat Jungkat: Tetap Dalam Pengawasan Tim Kesehatan
Erfiza juga mengatakan bantuan yang didapat untuk warganya yang saat ini terkonfirmasi Covid-19 dan dianjurkan untuk isolasi mandiri.
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, serahkan bantuan sembako untuk warga Kecamatan Jongkat yang sedang isolasi mandiri Covid-19.
Hal itu dilakukan BPBD untuk memutus mata rantai Covid-19 di bumi Galaherang.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala BPBD Mempawah, Hermansyah, kepada Camat Jongkat Muhammad Erfiza, di Kantor BPBD, Senin 25 Januari 2021.
Camat Jongkat, Muhammad Erfiza dalam hal ini sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh BPBD.
Menurutnya hal ini sangat membantu warganya yang sedang isolasi mandiri dirumahnya masing-masing.
"Alhamdulillah, patut disyukuri atas bantuan ini, terimakasih kita sampaikan kepada BPBD dalam hal ini yang telah memberikan bantuan," katanya.
Baca juga: Pelajar Madrasah Mempawah Raih Prestasi Ajang Kompetensi Sains, Ini Harapan Kakanwil Kemenag Kalbar
Erfiza juga mengatakan bantuan yang didapat untuk warganya yang saat ini terkonfirmasi Covid-19 dan dianjurkan untuk isolasi mandiri.
"Ya memang benar, ada 5 KK yang terdampak, dan 21 jiwa, bantuan ini sangat membantu, karena saat isolasi warga hanya berada di ruang lingkup rumah saja," katanya.
Erfiza juga mengatakan, untuk warganya yang sedang isolasi mandiri, tetap dalam pengawasan tim kesehatan.
"Ya, tentunya dalam isolasi mandiri, warga kita juga tetap dipantau oleh tim medis, dari Puskesmas setempat," bebernya.
Tak lupa Erfiza juga menghimbau kepada warganya untuk tetap patuh pada protokol kesehatan.
"Kepada warga kita yang sedang isolasi mandiri tetap semangat, semoga lekas sembuh," katanya.
Erfiza juga mengatakan, bahwa dirinya dan pihak pemerintah Kecamatan tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat patuh protokol kesehatan, agar bersama-sama menanggulangi penyebaran Covid-19.
"Tetap kita mengimbau agar masyarakat patuh protokol kesehatan, tetap gunakan masker, cuci tangan, jarak jarak, hindari kerumunan," imbaunya.
Erfiza juga mengatakan untuk Kecamatan Jongkat sendiri, untuk kasus penyebaran Covid-19 terkadang masuk zona merah dan terkadang masuk zona hijau.
"Alhamdulillah kalau sekarang ini sudah zona hijau, semoga kedepannya tidak ada kasus Covid-19 di Kecamatan Jongkat," pungkasnya. (*)