Dampak Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Singkawang Harap Pemerintah Berikan Perhatian pada Nelayan
Pasalnya, dengan tidak melaut, artinya para nelayan ini tidak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Herry Kin mengaku prihatin dengan kondisi para nelayan di Kota Singkawang yang saat ini tidak dapat berlayar akibat gelombang tinggi dan angin kencang.
Pasalnya, dengan tidak melaut, artinya para nelayan ini tidak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Apa lagi informasi yang saya terima, gelombang tinggi bisa terjadi berbulan-bulan, seperti ini kan tentu memprihatinkan," kata Herry Kin kepada awak media, Rabu 20 Januari 2021.
Baca juga: Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Nelayan Singkawang Tak Dapat Berlayar
Dia berharap ada bantuan dari Pemerintah untuk meringankan beban para nelayan yang tidak bisa melaut ini. Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19 dan pastinya juga berdampak bagi ekonomi masyarakat khususnya nelayan.
Selain itu, dia juga mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak pergi melaut dengan kondisi angin kencang dan gelombang tinggi.
"Kita pasti tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi, kondisi seperti ini lebih baik teman-teman nelayan tidak melaut dulu," pintanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ieutue-tutue-uteuuwu.jpg)