Harga Kedelai Naik, Haryadi: Kita Masih Mengandalkan Kedelai Luar

Terdapat 3 Distributor besar kedelai di Kota Pontianak. Setelah dipelajari, bukan langkanya kedelai tetapi ketersediaan stok kedelai.

Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak Haryadi S Triwibowo. TRIBUN PONTIANAK/JOVI LASTA 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Harga kedelai saat ini mengalami kenaikan diberbagai daerah salah satunya di Kalimantan Barat terkhusus di Kota Pontianak, Rabu 6 Januari 2021.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak Haryadi S Triwibowo tanggapi kenaikan harga kedelai saat ini.

"Sudah memonitor di lapangan, melihat bahwa harga tempe dan tahu. Artinya, ada hubungan antara ketersediaan stok dan harga kedelai sebagai bahan baku," tutur Haryadi ditemui awak media di Kantor Diskumdag Kota Pontianak.

Haryadi menjelaskan terdapat 3 Distributor besar kedelai di Kota Pontianak.

Baca juga: Presiden Teken Peraturan Kebiri Pelaku Kejahatan Seksual Anak, KPPAD Kalbar: Pelaku Layak Dikebiri

Setelah dipelajari, bukan langkanya kedelai tetapi ketersediaan stok kedelai di Kota Pontianak.

Dari distributor itu, mencukupi untuk 3 sampai 4 bulan kedepan mencukupi untuk produksi tahu, tempe dan produksi lainnya termasuk air tahu dan lain-lain.

"Jadi yang membuat harganya ini naik tadinya, ditingkat nasional itu kisaran perkilo 6 ribu sampai 7 ribu 2 ratus rupiah dan hari ini sudah merangkak naik dari 9 ribu sampai 10 ribu perkilo kedelai," sambungnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan ini mengatakan bahwa Kota Pontianak masih mengandalkan kedelai dari luar kota Pontianak untuk produksi.

"Di Indonesia, khususnya Kota Pontianak ini masih mengandalkan kedelai-kedelai dari luar Kalbar. Artinya produk kedelai yang ada di kalimantan barat seperti di sambas itu belum mencukupi pemasokan industri Tahu dan tempe yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya jadi masih mengandalkan kedelai impor," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved