Breaking News:

Penanganan Covid

Harisson Siap Jadi yang Pertama Dilakukan Vaksinasi COVID-19 Tingkat Provinsi Kalbar

Jadi ada Pak Kapolda, Pak Wakapolda, Kepala BPKP Kalbar, Kadiskes Provinsi, dari unsur dewan itu ada Pak Prabasa.

TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Kadiskes Kalbar , Harisson saat ditemui di depan Ruang DAR Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 6 Januari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan siap menjadi orang pertama yang akan dilakukan vaksinasi COVID-19. Bahkan ada 10 nama lainnya yang telah diajukan kepada Mendagri.

Harisson mengatakan sudah mengusulkan kepada Mendagri dari perwakilan Forkopimda yang nantinya akan di vaksinasi.

“Jadi ada Pak Kapolda, Pak Wakapolda, Kepala BPKP Kalbar, Kadiskes Provinsi, dari unsur dewan itu ada Pak Prabasa. Kemudian Ketua Dewan Kota Pontianak dan masih ada beberapa orang lagi yang masih akan kita usulkan,” ungkapnya. 

Ia mengatakan daftar nama orang-orang tersebut sudah bersedia di tingkat provinsi, di mana nanti akan ada pencanangan vaksinasi covid-19, yang nanti akan divaksinasi pertama kali dari jajaran Forkopimda, pejabat-pejabat, dan tokoh masyarakat dan ulama. 

Baca juga: Sempat Kecewa Belajar Tatap Muka Batal, Eka: Kesehatan dan Keselamatan Harus Diutamakan

“Sedangkan untuk kabupaten/kota diharapkan juga melaksanakan itu setelah di provinsi. Jadi nanti pada 13 Janyari Pak Presiden beserta Menteri akan divaksin kemudian pada 14 Januari di tingkat provinsi  kita laksanakan, dilanjutkan 15 Januari 2021 di kabupaten kota juga melaksanakan vaksinasi,” ujarnya. 

Ia mengatakan akan ada pencanganan di satu tempat rencananya akan di lakukan vaksinasi pertama pada 10 orang di Pendopo Gubernur Kalbar.

Selanjutnya untuk 3 juta masyarakat Kalbar akan menyebar Se-Kalbar. 

“Jadi yang 10 orang ini, kita sudah melihat syarat-syarat yang ditetapkan, kalau tidak memenuhi syarat maka tidak akan kita lakukan vaksinasi, sejauh ini sudah memenuhi syarat,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Diskes Provinsi sudah membuat sasaran untuk vaksinasi covid-19.

Adapun total sasaran Se-Kalbar yakni 3.407.509 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan 22.196 orang.  

Walaupun data akhir ada sebanyak 27 ribu orang, kemudian pelayanan publik ada 344.661 orang. 

Selanjutnya untuk masyarakat rentan secara geospasial, sosial dan ekonomi ada 1.260.185 orang. Sedangkan untuk masyarakat umum dan pelaku ekonomi ada 1.372.541 orang dan  masyarakat rentan lainnya seperti lansia  ada 407.926 orang. 

“Dari data ini nanti yang akan jadi sasaran kita dalam vaksinasi covid-19,” pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved