Sempat Kecewa Belajar Tatap Muka Batal, Eka: Kesehatan dan Keselamatan Harus Diutamakan
"Kesehatan dan keselamatan tetap harus diutamakan, kita sama-sama berdoa semoga pandemi ini bisa segera berakhir," harapnya.
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Singkawang, Eka Sinta Sari mengaku kecewa lantaran pembelajaran tatap muka di sekolah dibatalkan, pasalnya menurut Eka para guru dan siswa di SMPN 4 sudah semangat untuk kembali belajar di sekolah.
Namun, dirinya mengerti alasan yang diambil Pemerintah dan Satgas Covid-19 membatalkan pelaksanaan tatap muka tersebut.
"Kesehatan dan keselamatan tetap harus diutamakan, kita sama-sama berdoa semoga pandemi ini bisa segera berakhir," harapnya.
Dia mengatakan, di SMPN 4 sendiri sudah sangat siap pelaksanaan pembelajaran tatap muka untuk dilaksanakan.
Baca juga: Ini Dua Catatan Kapolres Sambas Saat Pantau Sekolah Tatap Muka
Bahkan sebelumnya pihaknya sudah membentuk tim Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang sudah bekerjasama dengan unsur Kecamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan lainnya.
Dimana tim PHBS ini bertugas untuk mengawasi protokol kesehatan siswa dari mulai masuk ke sekolah hingga keluar dari lingkungan sekolah.
Selain itu, berdasarkan angket dan pernyataan persetujuan dari orang tua untuk menerapkan pembelajaran tatap muka, menunjukan 678 orang tua siswa setuju untuk pembelajaran tatap muka, sementara 18 orang tua tidak setuju.
"Sementara 48 tidak mengembalikan angket," kata Eka. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sejumlah-guru-di-smpn-4-ini-meluangkan-waktu.jpg)