Harisson Ungkap Kronologi Masuknya Varian Baru Virus Corona ke Kalbar

Ia menjelaskan bahwa istilah isolat adalah 11 sampel yang diambil dari kasus konfirmasi covid-19 yang ada di Kalbar. Satgas Penanganan COVID-19 langsu

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Kadiskes Provinsi Kalbar, Harisson. 

Ia mengatakan untung saja kasus konfirmasi di Kalbar pada waktu itu bisa dikendalikan dengan baik sehingga sekarang kasus konfirma yang dirawat di RS milik pemerintah sekarang hanya terisi 50 persen ruang isolasinya.

Satgas COVID-19 Kalbar juga telah menginformasikan kepada Satgas Kabupaten Kota untuk pencegahannya sebenarnya tetap melaksanakan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan.

Kemudian Satgas Kabupaten kota tetap harus menerapkan 3T yakni tracing, testing, treatment.

Dikatakannya 3M dan 3T ini akan menjadi kombinasi yang sangat baik dalam penanganan berkembangnya penularan yang disebabkan oleh virs D641G

“Kondisi ini harus kita jaga terus makanya Gubernur Kalbar sebagai ketua Satgas Covid-19 menetapkan bahwa setiap penumpang dengan moda transportasi yang masuk Kalbar harus menunjukan hasil negatif swab PCR,” ujarnya.

Ia menegaskan kalau tidak menunjukan swab PCR tidak boleh terbang ke Kalbar dalam rangka mencegah terjadinya penularan kasus Covid-19 dari Pulau Jawa ke Kalbar. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved