Harisson Ungkap Kronologi Masuknya Varian Baru Virus Corona ke Kalbar

Ia menjelaskan bahwa istilah isolat adalah 11 sampel yang diambil dari kasus konfirmasi covid-19 yang ada di Kalbar. Satgas Penanganan COVID-19 langsu

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Kadiskes Provinsi Kalbar, Harisson. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar mengatakan bahwa Peneliti Untan telah mengumpulkan 11 Isolat terdiri dari 11 sampel swab yang dikumpulkan sejak Agustus sampai November untuk dikirim ke Laboratorium Genetika Science di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa istilah isolat adalah 11 sampel yang diambil dari kasus konfirmasi covid-19 yang ada di Kalbar. Satgas Penanganan COVID-19 langsung menerima laporan dari peneliti di Untan.

Dikatakannya telah dilakukan sequensing terhadap genom virus SarsCoV2 atau virus covid yang ada di populasi masyarakat Kalbar.

Sequensing dilaksanakan di laboratorium Genetika Science Indonesia di Jakarta.

Sampel yang dikumpulkan adalah sampel yang mempunyai viral load tinggi. Lalu dari 11 sampel ini Kemudian dikirim ke Jakarta untuk diperiksa dalam rangka ingin melihat sejauh mana dan mempelajari evolusi jenis tren dan adaptasi virus pada manusia.

Baca juga: Waspada Virus Corona Baru, Masyarakat Disarankan Tetap di Rumah Saja

Untan sendiri mengirimkan 11 isolat yang didapat dari 11 sampel swabs nasoorofaring orang yang terkonformasi covid-19.

“Selanjutnya dianalisis ternyata dari 11 sampel diketahui bahwa ada satu sampel adalah mutasi dari sarscov2 yang dikenal dengan D614G,” ujarnya, Rabu 30 Desember 2020.

Dikatakannya 1 sampel sudah selesai di analisis dimana terdapat mutasi pada asam amino nomor 614 dan ini sesuai dengan mutasi SarsCoV-2 strain D614G.

Kenapa peneliti Untan mengirim sampel ini ke Jakarta untuk dianalisis karena ingin mempelajari evolusi mutasi dan mempelajar jenis tren dan adaptasi virus ke inang manusia.

Dalam banyak literatur dinyatakan bahwa strain D614G ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dari virus virus covid-19 terdahulu.

Baca juga: Gubernur Sutarmidji: Penumpang Pesawat Positif Covid-19 Berpotensi Menularkan Seisi Pesawat

“Yang sampel mutasi sarscov2 ini adalah sampel dari kasus konfirmasi seseorang dari Jakarta perjalanan ke Pontianak menghadiri pernikahan keluarganya ke Pontianak,” ujarnya.

Dari kasus tersebut terjadikan kluster keluarga dimana satu orang meninggal karena satu orang ini terdapat komorbid.

“Dari Agustus memang kalau dalam gambaran kasus Agustus terjadi kenaikan kasus konfirmasi yang tajam,” ujarnya.

Mutasi SARS-CoV-2 D614G mempunyai perbedaan virus dari wuhan yang pertama kali muncul di Indonesia.

“Pada mutasi virus ini memiliki penularan yang lebih tinggi dari virus sebelumya. Wajar waktu itu di Kalbar terjadi peningkatan kasus di Rumah Sakit Soedarso yang sempat hampir penuh merawat kasus konfirmasi,” ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved