Breaking News:

Sutarmidji: 'Jangan Sampai Kemenhub Justru Jadi Biang Penyebaran Covid-19'

"Dirjend Perhubungan Udara mau protes dan marah silakan, berarti mereka koordinasinya tidak baik dengan Angkasa pura dan KKP," ungkap Sutarmidji.

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK/Anggi
Gubernur Kalbar, Sutarmidji 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengingatkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar tak menjadi biang penyebaran Covid-19.

Hal itu disampaikan Sutarmidji setelah Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan koordinasi dengan Angkasapura dan KKP Bandara terkait adanya penumpang pesawat yang positif Corona.

"Beberapa hari ini Satgas Covid Provinsi mengambil sample swab penumpang pesawat udara," kata Sutarmidji.

"Salah satu maskapai dari 20 orang yang diswab, ada 5 yang positif," jelasnya.

"Indikasinya surat keterangan yang mereka bawa itu palsu. Kita sudah koordinasi ke Angkasa Pura, dengan KKP Bandara, semua lepas tanggung jawab," papar Sutarmidji.

"Untuk itu kita putuskan maskapai yang bersangkutan tidak boleh bawa penumpang ke Pontianak selama 10 hari. Kalau dari Pontianak silakan," lanjutnya.

Baca juga: Login https://ltmpt.ac.id Link Pengumuman Kuota SNMPTN 2021

"Dirjend Perhubungan Udara mau protes dan marah silakan, berarti mereka koordinasinya tidak baik dengan Angkasa pura dan KKP," ungkap Sutarmidji.

"Saya saran Kemenhub atur ini dengan baik, jangan sampai Kemenhub justru jadi biang penyebaran Covid 19," paparnya.

Sutarmidji menegaskan, sebagai ketua Satgas dirinya akan ketat.

"Masuk Kalbar sampai dengan tanggal 8 januari 2021 harus dengan surat bebas Covid melalui tes swab PCR," tegas Sutarmidji melalui postingan di Facebook.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved