Bersama PMI Pontianak, Karismatik Katholik Gelar Aksi Donor Darah
Ketua UTD PMI Kota Pontianak Sidig Handanu melalui Bambang Bhaqi Anggota UTD PMI Kota Pontianak mengatakan "kegiatan ini dilakukan untuk kebutuhan sto
Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katholik dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak menggelar giat aksi donor darah di Kantor Dinas Koperasi UMKM Jalan Sutan Syahrir Nomer 5 Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota Kota Pontianak, Selasa 22 Desember 2020.
Ketua UTD PMI Kota Pontianak Sidig Handanu melalui Bambang Bhaqi Anggota UTD PMI Kota Pontianak mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk kebutuhan stok darah bagi masyarakat.
"Kegiatan ini dimaksudkan untuk memenuhi stok darah bagi masyarakat. Target perkiraan 200 sampai 250 kantong darah dalam 1 hari. Selain disini (Kantor Dinas Koperasi UMKM), di Perum 4 sekitar Pukul 07:00 Wib juga dilakukan giat aksi donor," tutur Bambang.
"Untuk pendonor sendiri, sebelum melakukan donor darah sudah melalui prosedur pemeriksaan kesehatan tubuh pendonor," sambungnya.
Pmi Kota Pontianak setiap hari membuka bagi siapa saja yang ingin mendonorkan darah.
"Melalui kerjasama berbagai pihak seperti ini, kami sangat bersyukur. Dengan adanya kegiatan ini, menambah stok darah yang dibutuhkan oleh rumah sakit khususnya," tambahnya.
Baca juga: Berikut Syarat Donor Darah di PMI Pontianak
Setyo Gunawan, S.E., M.M., M.Si Ketua Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan karismatik katholik menanggapi kegiatan aksi donor darah.
"Kegiatan ini tentunya untuk membantu pasien yang kekurangan darah, jadi kita tergerak karena kebutuhan darah meningkat sementara pendonor darah di PMI Kota Pontianak berkurang karena masa pandemik ini," tutur Setyo.
Kegiatan ini sangat positif dan menjadi berkah bagi masyarakat kalau kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan secara berkala.
"Baik bagi pendonor dan juga yang memerlukan darah, karena bagi pendonor bila diambil darahnya makan akan lebih sehat dan juga baik untuk kesehatannya. Sebelum mendoronkan darah, harus diperiksa dulu dalam artian terdapat penyakit atau tidak. Kalau lolos dari pemeriksaan kesehatan, berarti pendonor itu sehat. Bagi pasien yang membutuhkan tentu ini merupakan berkah karena mereka bisa mendapatkan stok darah dari kegiatan ini," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/giat-aksi-donor-darah-di-kantor-dinas-koperasi-umkm.jpg)