HNNOH-Lab Jadi Ruang Pertemuan Seniman, Dorong Jejaring hingga Internasional

Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka peluang bagi seniman lokal untuk terhubung dengan jejaring yang lebih luas.

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
PENAMPILAN BALAAN TUMAAN - Suasana kegiatan HNNOH-Lab oleh Balaan Tumaan (Koalisi Kebudayaan Balaan Tumaan) yang digelar di Port 99, Jl. Komodor Yos Sudarso No.99, Sungai Jawi Luar, Kota Pontianak, Selasa 14 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Direktur Artistik Balaan Tumaan, Nursalim Yadi, mengatakan HNNOH-Lab merupakan laboratorium yang mempertemukan seniman.
  • Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut para seniman diajak memahami bagaimana instrumen musik tidak terlepas dari kehidupan sosial, lingkungan, hingga masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Balaan Tumaan menggelar HNNOH-Lab di Port 99 Pontianak sebagai ruang laboratorium untuk mempertemukan seniman guna berdiskusi dan mengembangkan karya.

Direktur Artistik Balaan Tumaan, Nursalim Yadi, mengatakan HNNOH-Lab merupakan laboratorium yang mempertemukan seniman.

“Acara hari ini sebenarnya lab-nya Balaan Tumaan namanya HNNOH Lab. HNNOH Lab itu adalah laboratorium untuk mempertemukan seniman, terutama pembuat instrumen atau musisi,” ujarnya, 

Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut para seniman diajak memahami bagaimana instrumen musik tidak terlepas dari kehidupan sosial, lingkungan, hingga masyarakat.

Disdikbud Kalbar Apresiasi HNNOH-Lab, Dorong Talenta Seni ke Tingkat Internasional

Kegiatan ini juga disebut menjadi lebih spesial karena adanya kerja sama dengan Manajemen Talenta Nasional (MTN) salah satu program strategis pemerintah untuk menjaring talenta seniman muda di Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka peluang bagi seniman lokal untuk terhubung dengan jejaring yang lebih luas.

“Harapannya kemitraan ini bisa memberikan akses bagi teman-teman seniman untuk terhubung, terutama dengan jejaring Balaan Tumaan,” katanya.

Ia menyebut, selama ini Balaan Tumaan telah memiliki jaringan hingga ke tingkat internasional yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seniman di Pontianak.

Selain sebagai ruang diskusi, HNNOH-Lab juga akan dikembangkan menjadi laboratorium penciptaan karya.

“Selanjutnya itu adalah laboratorium untuk bikin karya, untuk bikin sesuatu. Nah nanti dari karya itu akan dichanelkan lagi ke pertunjukan lain, ke festival atau ke residensi di luar negeri,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem seni yang saling terhubung baik antar seniman maupun dengan berbagai peluang seperti pendanaan dan residensi.

Yadi juga menilai Pontianak memiliki potensi besar dalam pengembangan jejaring seni karena didukung letak geografis yang strategis.

“Pontianak itu menurut saya spesial karena kita punya keuntungan geografis sebenarnya. Kita terhubung dengan misalnya Malaysia, jejaring internasional sebenarnya dalam satu pulau,” ungkapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved